Home / Populer / ‘Komunitas Perempuan NTT’: Jokowi Berantas Korupsi!

‘Komunitas Perempuan NTT’: Jokowi Berantas Korupsi!

Bagikan Halaman ini

Share Button
perintahkanIlustrasi (Google).

MORAL-POLITIK.COM- Komunitas Perempuan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menamakan dirinya Gebrakan Perempuan Anti Korupsi (GPIAK), meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertindak untuk memberantas segala bentuk korupsi di Indonesia.

Permintaan ini disampaikan Juru Bicara GPIAK Ririn Sefsani kepada moral-politik.com di Kota Kupang, Jumat (13/2/2015).

Menurutnya, korupsi tidak saja membunuh hak generasi masa depan untuk kehidupan yang lebih baik, tetapi sekaligus menjadikan kita sebagai bangsa yang menerima perilaku korupsi sebagai kewajaran. Cengkraman yang menggurita oleh elite politik dalam berbagai cara dan bentuknya telah menempatkan Indonesia berada diurutan teratas sebagai negara terkorup.

“Institusi penegak hukum ‘dilumpuhkan’ dalam melakukan pemberantasan korupsi, dan bahkan mereka dikuasai oleh pelaku korupsi itu sendiri. Keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai institusi yang dipercaya publik dalam melakukan pemberatan korupsi pun dipaksa ‘sekarat’ oleh sebagian elite politik yang tidak rela zona nyaman kongkalikong dan politik transaksionalnya terganggu,” katanya.

Menurutnya, korupsi adalah virus paling membahayakan di republik ini. Maka ketika upaya pemberantasan korupsi menemukan penghadangan yang justru datang dari penguasa maka gelombang perlawanan rakyat terjadi sebagai wujud mensikapi situasi genting korupsi dan upaya “pelumpuhan” terhadap institusi penegak hukum dan pemberantasan korupsi.

“Kami katakan cukup KPK dilemahkan, pembusukan institusi hukum, koruptor kebal hukum, dan cukup sudah kongkalikong dan transaksi politik kotor. Kepada Jokowi, Presiden Indonesia, kami Perempuan Indonesia Anti Korupsi, yang juga adalah Ibumu, adikmu, saudarimu, anakmu, rakyatmu, kami semua yang telah memilihmu dan menjadikanmu pemimpin negeri. Bapak Presiden harus bertindak dan berantas korupsi,” pungkas dia.

(nyongky)

Baca Juga :  Melchias Markus Mekeng Bersumpah tidak menikmati dana korupsi e-KTP

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button