Home / Populer / Kotor dan kumuhnya Pantai Teddy’s Bar di Kota Kupang

Kotor dan kumuhnya Pantai Teddy’s Bar di Kota Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
idi Senja di Pantai Teddys Bar. (Foto: vjb)

MORAL-POLITIK.COM– Pantai Koepan atau yang lebih terkenal dengan Pantai Teddy’s di Kelurahan Lai Lai Bisi Koepan (LLBK), yang menjadi pusat wisata dalam Kota Kupang kian memprihatinkan. Sampah yang terbawa banjir dari muara Kali Dendeng menumpuk di sepanjang bibir pantai. Bahkan, tumpukan sampah hampir setinggi tembok penahan gelombang yang ada di dekat Cafe 999.

Pantauan moral-politik.com, Rabu (18/2), selain sampah yang menumpuk di bibir pantai, di laut juga sampah bertebaran. Setiap kali gelombang memukul ke bibir pantai, sampah pun ikut terbawa. Bahkan, akibat sampah yang begitu banyak menyebabkan laut tampak menghitam oleh sampah yang telah hancur.

Laut yang kotor sangat mengganggu para pengunjung yang berada di lokasi wisata tersebut. Pengunjung hanya duduk dan menikmati pemandangan dan tak bisa mandi di laut yang kotor.

Yanto, pengunjung Pantai Teddy’s mengatakan, harusnya pantai yang ada di tengah kota dan jadi pusat perhatian masyarakat diperhatikan kebersihannya. Tapi, kondisi saat ini justru sebaliknya. Pantai Tedis begitu kotor dan sampah berserakan di mana-mana.

Padahal, pantai itu selalu menjadi titik destinasi saat sail. Tapi sekarang sangat memprihatinkan. Pemerintah diharapkan memperhatikan kebersihan pantai agar menarik dikunjungi. “Di sini kan ada pusat kuliner dan ramai dikunjungi, harusnya dijaga kebersihannya agar sehat dan menarik minat wisatawan. Masa ada turis asing datang dan lihat sampah begini,” katanya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang Obed Kadji per telepon kepada media ini menyampaikan terima kasih atas informasi kondisi laut dan bibir pantai yang kotor. Ia juga baru tahu kondisi itu dari wartawan.

Selama ini, di lokasi wisata tersebut tanggung jawab kebersihannya ada di tingkat kelurahan. Karena, mereka yang memungut retribusi kebersihan dari warga dan pemilik toko. Namun, terkait kotornya laut dan bibir pantai di Pantai Tedis belum ada laporan dari pihak kelurahan.

Baca Juga :  Lumpur meluap di Pulau Semau, Kabupaten Kupang (1)

(nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button