Home / Populer / Mei 2015, Semua Proyek Bina Marga di Kota Kupang Mulai Dikerjakan

Mei 2015, Semua Proyek Bina Marga di Kota Kupang Mulai Dikerjakan

Bagikan Halaman ini

Share Button
jusuf madeKepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Kupang Yusuf Made.

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Memasuki Tahun Anggaran 2015, Bidang Bina Marga menangani alokasi dana sebesar Rp 74 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU). Alokasi anggaran tersebut telah diplotkan untukk 37 paket pekerjaan konstruksi hotmix dan peningkatan konstruksi lapisan penetrasi. Saat ini telah memasuki tahapan survei lapangan, dan diharapkan semua proses dapat berjalan lancar, sehingga pada bulan Mei nanti semua paket proyek sudah dapat dikerjakan.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Kupang Yusuf Made di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2015). Dia menjelaskan, terdapat tiga jenis pekerjaan yang dibiayai dari dana DAK dan DAU yakni peningkatan jalan dan konstruksi hotmix, peningkatan jalan dan konstruksi lapen, dan pemeliharaan jalan dengan konstruksi lapen.

Untuk pekerjaan hotmix dikerjakan di Jalan Suratin Oesapa sepanjang 2,1 kilometer, dan di Jalan Anggrek PDAM Kabupaten Kupang sepanjang 2,9 kilometer dengan alokasi anggaran keseluruhan Rp 9 miliar ditambah dana sharing dari Pemkot Kupang 10 persen sehingga total dananya Rp 9,4 miliar.

Sedangkan untuk pekerjaan konstruksi hotmix yang bersumber dari DAU total anggarannya mencapai Rp 44 miliar yang tersebar di seluruh kecamatan. Panjang jalan yang dikerjakan 22 kilometer.

Sementara untuk pekerjaan peningkatan jalan dan konstruksi lapen, katanya, paket pekerjaannya cukup banyak dan menelan dana Rp 18 miliar dan diprioritaskan untuk jalan-jalan lingkungan. Sedangkan untuk pemeliharaan jalan dengan konstruksi lapen disiapkan dana Rp 1 miliar.

Dia menjelaskan, proses survei telah dilakukan untuk menentukan konstruksi yang akan digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan tahap perencanaan. Paket pekerjaan tersebut juga sudah dimasukan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk diumumkan melalui Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE).

Baca Juga :  Bakal terkuak dugaan korupsi proyek MBR Rp 1 triliun di NTT

Dia berharap, jika semua proses berjalan lancar, maka pelaksanaan paket pekerjaan pemeliharaan sebanyak tujuh paket, peningkatan konstruksi lapen 24 paket, dan konstruksi hotmix enam paket dapat mulai dikerjakan pada bulan Mei. Sehingga, pada bulan Agustus ditargetkan semua paket pekerjaan sudah 100 persen.

(nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button