Home / Populer / Nico Harjanto ungkap Sinyal-sinyal “Budi Gunawan Tidak Akan Dilantik”

Nico Harjanto ungkap Sinyal-sinyal “Budi Gunawan Tidak Akan Dilantik”

Bagikan Halaman ini

Share Button
sudahPresiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jaksa Agung HM Prasetyo, dan Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti (depan, kiri ke kanan) memberikan penjelasan tentang sikap pemerintah terkait penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri, di teras Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/1/2015). Presiden meminta institusi Polri dan KPK untuk memastikan proses hukum kasus tersebut harus objektif dan sesuai dengan aturan UU yang berlaku.

 

MORAL-POLITIK.COM- Pengamat politik Populi Center Nico Harjanto meyakini bahwa Presiden Joko Widodo tidak akan melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Polri. Setidaknya, hal tersebut dapat dilihat dari beberapa sinyal.

“Sudah terlihat sinyal-sinyalnya di permukaan soal tidak jadi dilantiknya calon Kapolri Budi Gunawan,” ujar Nico di salah satu restoran di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2015).

Nico mengatakan, sinyal pertama terlihat dari pernyataan Ketua Tim Independen penyelesaian konflik KPK-Polri Syafii Maarif bahwa Presiden Jokowi tak akan melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri.

Melansir kompas.com, menurut Nico, Syafii Maarif adalah tokoh masyarakat sekaligus alim ulama tersohor. Tak mungkin orang sekelas pria yang akrab disapa Buya itu mengatakan kebohongan.

Sinyal kedua, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J. Mahesa menyebut bahwa Presiden Jokowi menyampaikan kepada Ketua DPR RI Setya Novanto hal yang senada.

Belakangan, Setya Novanto memang membantah pernyataan Desmond itu. Namun, Nico yakin pernyataan Desmond adalah benar. Sementara sikap Setya dinilai hanya menutup-nutupi informasi yang sebenarnya.

“Presiden memang belum memutuskan apa-apa soal ini. Tapi sinyal-sinyal ini bertebaran. Presiden tentu tak bisa langsung mengatakan ke publik demikian. Dia harus menunggu momen yang tepat,” lanjut Nico.

Baca Juga :  Hary Prihartono: Parpol jangan main-main buat tagline

Nico berharap keputusan itu diungkap ke publik secepatnya. Keputusan itu memiliki arti penting bagi kepemimpinan Polri dan penyelesaian konflik antara Polri dengan KPK.

Hingga Jumat (13/2) malam, Presiden belum mengumumkan penyelesaian pengangkatan Kapolri. Jokowi hanya menyebut bahwa keputusan akan disampaikan secepatnya.

Rabu pekan lalu, Presiden menyatakan, penyelesaian pengangkatan pemimpin Polri akan diputuskan pekan ini. Saat itu, Presiden menyatakan masih menyelesaikan sejumlah hal terkait dimensi politik dan hukum.

Ketua Bidang Hukum DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan sebelumnya menyatakan bahwa PDI-P tetap ingin Presiden melantik Budi Gunawan. Pihaknya ingin Presiden konsisten dengan usulannya kepada DPR.

(erny)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button