Home / Populer / Pengamat politik pertanyakan Peran JK dalam Penyelesaian Kisruh KPK-Polri

Pengamat politik pertanyakan Peran JK dalam Penyelesaian Kisruh KPK-Polri

Bagikan Halaman ini

Share Button
jkWakil Presiden Jusuf Kalla pada peringatan puncak Hari Guru Nasional di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

 

MORAL-POLITIK.COM- Pengamat politik Populi Center Nico Harjanto mempertanyakan peran Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kisruh yang tengah melanda Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri. Menurut dia, peran JK selama ini tidak pernah terlihat.

“Agak misterius memang peran JK dalam komunikasi politik yang ada sekarang ini,” kata Nico dalam diskusi “Publik dan Politik” yang diselenggarakan Smart FM, di Jakarta, Sabtu (7/2/2015) siang.

Melansir kompas.com, padahal, katanya, JK adalah tipikal pemimpin yang aktif dan cepat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Hal tersebut bisa dilihat saat JK mendampingi Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004-2009 lalu. Saat SBY lambat dalam menyelesaikan suatu permasalahan, maka JK yang akan turun tangan.

“Dalam keadaan bahaya seperti ini, Wapres juga harusnya proaktif,” ucap Nico.

Nico menilai ada dua kemungkinan di balik “menghilangnya” JK. Pertama, JK memang turut berkepentingan dalam pencalonan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri. Namun, kata dia, bisa juga secara diam-diam JK sedang melakukan upaya untuk menyelesaikan kisruh berkepanjangan ini.

“Saya pikir kalau melihat selama ini sikap dia yang negarawan, mungkin JK sedang berusaha di belakang layar,” ucap Nico.

Presiden Joko Widodo baru akan mengambil keputusan terkait polemik pergantian Kapolri pada pekan depan. Menurut Jokowi, masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan sebelum dirinya mengambil keputusan final, apakah melantik atau tidak Budi Gunawan sebagai Kapolri.

Jumat pekan depan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan membacakan putusan gugatan praperadilan yang diajukan Budi. Ia mempermasalahkan penetapan tersangkanya oleh KPK. Sidang akan dimulai Senin pekan depan.

Baca Juga :  Usai Ledakan Bom Sarinah, "Polisi Ganteng" Heboh di Medsos

(erny)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button