Home / Populer / Persoalan Pupuk di NTT, ini kata Yohanis Tai Ruba

Persoalan Pupuk di NTT, ini kata Yohanis Tai Ruba

Bagikan Halaman ini

Share Button
rubaKepala Dinas Pertanian NTT Yohanis Tai Ruba.

 

MORAL-POLITIK.COM- Kebutuhan Pupuk Bersubsi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) jauh lebih tinggi dari kuota yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian NTT Yohanis Tai Ruba kepada moral-politik.com di ruang kerjanya, Jumat (13/2/2015).

Menurutnya, untuk tahun 2015 Kuota Pupuk Bersubsidi bagi NTT secara keseluruhan hanya sebanyak 45 ribu ton. Sedangkan usulan masyarakat petani lewat Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebanyak 183.462 ton.

Jumlah RDKK yang masuk belum terhitung lima kabupaten yang belum memasukan RDKK yaitu Kabupaten Timor Tengah Selatan, Flores Timur, Malaka, Lembata dan Sumba Tengah. Apabila RDKK dari lima kabupaten itu semuanya masuk maka jumlah usulan lewat RDKK akan meningkat jauh.

Ia mengatakan, setiap petani yang ingin mendapat penyaluran pupuk bersubsidi harus membentuk kelompok kemudian menyiapkan dan mengajukan kebutuhan pupuk dengan membuat RDK, kemudian diajukan dan didata oleh Pemerintah Kabupaten/Kota setempat. Namun untuk tahun ini sepertinya tidak semua petani yang mengajukan RDKK dapat memperoleh pupuk bersubsidi. Pasalnya kuota dari pemerintah sangat rendah jika dibandingkan RDKK yang diajukan. Oleh karena itu Dinas akan mencoba menyiasati agar semua kabupaten/kota di NTT bisa memperoleh pupuk bersubsidi.

(nyongky)

Baca Juga :  KontraS hari ini akan laporkan Budi Waseso ke Propam Polri

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button