Home / Populer / Soal Hasil Pemeriksaan Dirut PT Sasando, ini kata Sekot Kupang

Soal Hasil Pemeriksaan Dirut PT Sasando, ini kata Sekot Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
bbSekretaris Kota Kupang, Bernadus Benu.

 

MORAL-POLITIK.com– Hasil pemeriksaan terhadap Direktur PT. Sasando, Sulaiman Louk yang harus dilakukan di Jakarta sejauh ini belum dilaporkan kepada Wali Kota Kupang dan Komisaris PT Sasando. Jika laporan pemeriksaan sudah disampaikan akan dipelajari dan diambil langkah tindak lanjutnya.

Demikian dikatakan Sekretaris Kota Kupang Bernadus Benu yang juga Komisaris PT. Sasando saat ditanyai perkembangan terbaru penanganan persoalan di PT. Sasando, Kamis (5/2/2015) di Balai Kota Kupang.

Benu mengatakan, sesuai surat tugas yang diberikan selama sepuluh hari, maka Kamis kemarin Inspektorat bersama tim audit telah kembali ke Kupang.

Karena itu, dia mengharapkan agar sekembalinya mereka dari Jakarta, bisa langsung membuat laporan hasil pemeriksaan untuk disampaikan kepada Wali Kota dan Komisaris PT. Sasando. Dengan adanya laporan hasil pemeriksaan itu, akan dipelajari untuk menentukan langkah selanjutnya. “Kalau laporan sudah disampaikan, baru diambil langkah tindak lanjut seperti apa. Sejauh ini, baik laporan lisan maupun tertulis belum disampaikan oleh Inspektorat kepada Komisaris,” katanya.

Benu mengatakan, jika dari laporan tersebut ternyata ada penyelewengan yang dilakukan baik oleh Direktur PT. Sasando Sulaiman Louk, mantan Manajer Keuangan Yulius Malo Douso, maupun pihak lainnya dalam pengelolaan keuangan di perusahaan tersebut, maka akan diambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.

Ditanya adanya kemungkinan proses hukum jika ada penyelewengan keuangan, Benu mengatakan, hal itu menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Sementara soal kegiatan di PT. Sasando, Benu mengatakan, akivitas di perusahaan langsung di bawah kendalinya sebagai komisaris. Laporan rutin dan pemantauan dilakukan setiap hari, agar menghindari perusahaan tersebut semakin terpuruk.

Diakuinya, untuk unit usaha, sejauh ini hanya unit usaha printing dan penyewaan papan reklame yang tetap jalan. “Penerimaan dari dua unit usaha tersebut sejauh ini mampu membiayai operasional di perusahaan,” pungkas Benu.

Baca Juga :  Menteri Pertahanan Malaysia Jatuh Sakit, Mengapa?

(nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button