Home / Populer / Soal Kasus Budi Gunawan, ini sikap Taufiequrrachman Ruki

Soal Kasus Budi Gunawan, ini sikap Taufiequrrachman Ruki

Bagikan Halaman ini

Share Button
pastikanCalon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan memberikan keterangan kepada wartawan usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2015). Sebelumnya Komjen Pol Budi Gunawan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi tekait dugaan rekening gendut Polri.

MORAL-POLITIK.COM- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrrachman Ruki berjanji akan bekerja optimal dalam mengusut semua kasus korupsi yang ditangani KPK. Ia menyampaikan hal itu setelah dilantik menjadi pimpinan KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/2/2015).

Taufiq menegaskan, penanganan kasus korupsi tidak akan tebang pilih. Ia memastikan semua kasus yang sempat menggantung di KPK akan diupayakan dituntaskan.

“Kasus-kasus yang menggantung kita akan selesaikan, semuanya,” kata Ruki.

Melansir kompas.com, saat dipertegas mengenai penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat Komjen (Pol) Budi Gunawan, ia menyatakan kasus tersebut akan terus ditangani KPK. Pimpinan KPK akan melakukan kajian atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengabulkan permohonan gugatan praperadilan Budi Gunawan.

“Itu (kasus Budi) juga yang akan kita tangani. Adanya putusan praperadilan jadi faktor bagaimana kita akan menangani itu,” katanya.

Hakim Sarpin memutuskan bahwa penetapan tersangka Budi Gunawan oleh KPK tidak sah. Hakim menganggap KPK tidak memiliki kewenangan untuk mengusut kasus yang menjerat Budi. (Baca: Ini Putusan Hakim)

KPK menetapkan Budi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji selama menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi Sumber Daya Manusia Polri periode 2003-2006 dan jabatan lainnya di kepolisian

Hakim Sarpin menganggap permohonan tim pengacara Budi Gunawan termasuk dalam obyek praperadilan. Pihak Budi mempermasalahkan penetapannya sebagai tersangka oleh KPK. (Baca: Hakim Anggap Permohonan Budi Gunawan Termasuk Obyek Praperadilan)

Baca Juga :  Mobil Jaguar hantar Vitalia Shesha ke KPK

Budi Gunawan meminta semua pihak, terutama KPK, agar menghormati putusan praperadilan tersebut. Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi, kata dia, tidak ada langkah lain yang bisa dilakukan KPK atas putusan praperadilan itu.

Putusan praperadilan, kata Budi, final dan mengikat dan tidak dimungkinkan upaya hukum lain.

(erny)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button