Home / Populer / Soal Kasus Pimpinan KPK, ini kata Kabareskrim

Soal Kasus Pimpinan KPK, ini kata Kabareskrim

Bagikan Halaman ini

Share Button
muaKabareskrim Irjen Budi Waseso di Komnas HAM, Jumat (30/1). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

MORAL-POLITIK.com– Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Inspektur Jenderal Budi Waseso mengatakan tindak lanjut dan proses hukum terhadap seluruh laporan yang melibatkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi berada di tangan penyidik Bareskrim.

“Biar penyidik yang menilai. Jika sudah ada unsur-unsur pidana, pasti surat perintah penyidikan akan diterbitkan,” kata Budi di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (31/1).

Melansir cnnindonesia.com, saat ini seluruh pimpinan KPK telah dilaporkan ke Polri. Jumat (23/1), Bareskrim Polri menangkap Bambang Widjojanto dan menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus pemberian keterangan palsu di depan sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, tahun 2010. Saat itu Bambang belum menjabat Ketua KPK. Ia menjadi pengacara salah satu pasangan calon yang bersengketa.

Keesokannya, Sabtu (24/1), Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan mengambil paksa saham milik PT Desy Timber, perusahaan penebangan kayu yang beroperasi di Berau, Kalimantan Timur, pada tahun 2006, saat Adnan menjadi penasihat hukum perusahaan itu.

Senin (26/1), Ketua KPK Abraham Samad pun dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tudingan melakukan pertemuan dengan petinggi partai politik untuk melakukan lobi politik dengan imbalan bantuan hukum bagi kader partai Emir Moeis sebagaimana yang ditulis dalam artikel ‘Rumah Kaca Abraham Samad’ di blog Kompasiana.

Rabu (28/1), giliran Wakil Ketua KPK Zulkarnain dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dugaan korupsi dana hibah Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Jawa Timur tahun 2008, saat ia menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi.

Rentetan pelaporan para pimpinan KPK itu dimulai sepekan setelah KPK menetapkan calon Kapolri tunggal Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka kasus rekening gendut. Budi yang dijadwalkan diperiksa Jumat kemarin (30/1), tak hadir di KPK.

Baca Juga :  Kampanye Pileg 16 Maret, Presiden, Menteri, Gubernur jadi Jurkam

(erny)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button