Home / Populer / Upaya Penghancuran KPK, Johan Budi: Saatnya Presiden Turun Tangan

Upaya Penghancuran KPK, Johan Budi: Saatnya Presiden Turun Tangan

Bagikan Halaman ini

Share Button
kpkIlustrasi: Kantor KPK. (Foto: Google)

 

MORAL-POLITIK.com– Seluruh pimpinan KPK terancam berurusan dengan pihak kepolisian menyusul upaya kriminalisasi oleh berbagai pihak. KPK menilai ini saatnya Presiden Joko Widodo turun tangan untuk menghentikan upaya penghancuran KPK.

“‎Mengacu UU 30/2002 pasal 32 ayat 2 bila pimpinan KPK berstatus tersangka maka diberhentikan sementara melalui keputusan presiden, jadi kalau semua tersangka dan semua non aktif artinya KPK tidak punya pimpinan karena semua non aktif. Saya kira ini saatnya Presiden Jokowi turun tangan‎,” kata Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015) malam.

Menurut Johan, saat ini tak ada lagi yang bisa membantu menghentikan upaya penghancuran KPK selain Jokowi. Mengacu pada kejadian 3 tahun lalu, saat hal serupa terjadi pada pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah, Presiden SBY kala itu turun tangan untuk menyelesaikan masalah.

“‎Hanya presiden yang bisa menyelesaikan masalah ini karena kalau semua tersangka KPK tidak bisa jalan organisasinya karena di UU itu yang bisa me-running organisasi adalah pimpinan KPK. ‎Tapi kalau mengacu cicak vs buaya dulu zaman Antasari, pimpinan KPK juga pernah cuma 2 dan Presiden SBY bentuk tim 8 dan tim 8 yang memutskan ada Plt, saya tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Pak Jokowi,” jelas Johan.

Bagaimana jika Presiden Jokowi tak kunjung turun tangan?

“‎Pada saatnya kita akan melakukan sesuatu yang signifikan. Apa itu masih kita rapatkan‎,” pungkas Johan.

(erny)

Baca Juga :  Ini kritik aktivis perempuan terhadap Visi Misi Prabowo-Hatta

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button