Home / Populer / AKBP Musni Arifin: Kita Punya Alat Bukti, Kelurga Silakan Tempuh Jalur Hukum

AKBP Musni Arifin: Kita Punya Alat Bukti, Kelurga Silakan Tempuh Jalur Hukum

Bagikan Halaman ini

Share Button
arifinKapolres Kupang Kota, AKBP Musni Arifin (baju biru) ketika berpartisipasi di are Car Free Day Kota Kupang.

MORAL-POLITIK.com – Kita tidak sembarangan menangkap dan menetapkan status tersangka kepada seseorang. Kita tidak berani main-main. Ini kita bawa nama institusi. Saya pastikan kita punya dua alat bukti yang kuat makanya kita tangkap dan tetapkan status tersangka pada JK.

Demikian disampaikan Kapolres Kupang Kota, AKBP Musni Arifin, ketika dikonfirmasi moral-politik.com, Kamis (26/3/2015).

“Silakan keluarga jika tidak merasa puas menempuh jalur hukum atau pun meminta bantuan pada lembaga lain yang berkompeten dalam hal tersebut,” tambahnya.

Saya hanya ingin menegaskan di sini, katanya lebih lanjut, kita tidak salah tangkap terhadap tersangka JK. Karena kita punya dua alat bukti yang kuat yang mengarah kepada tersangka, JK sebagai pelaku pembunuhan terhadap korban Yunus Kenlopo.

“Silakan keluarga menempuh jalur hukum dengan mempra praadilan atau pun meminta bantuan lembaga lainnya untuk mengawal proses hukum terhadap JK ini. pastinya kami tidak main-main dengan hal ini karena menyangkut nama baik institusi kepolisian tegas,” kata Musni.

Ketika disinggung terkait proses penyidikan terhadap kasus ini, Musni mengatakan bahwa saat ini mereka terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka maupun saksi-saksi guna mencari tersangka baru.

“Sampai saat ini belum ada tersangka baru. tetapi kami tengah melakukan pemeriksaan yang intensif terhadap tersangka dan para saksi guna mencari teman-teman tersangka yang waktu kejadian ada bersama-sama tersangka,” katanya lagi.

Menurut Musni, terhadap tersangka juga akan dilakuakn pemeriksaan kejiwaan guna mengetahui apakah benar-benar tersangka mengidap cacat mental atau tidak seperti yang selama ini dikatakan keluarga tersangka.
“Untuk membuktikan kalau tersangka JK mengidap gangguan mental maka kita akan melakukan pemeriksaan karena kejiwaan terhadap tersangka,” tambahnya.

Baca Juga :  Melalui Ketua DPRD, Ahok : Plt Gubernur tak rombak pimpinan SKPD

“Kalau pun benar tersangka mengidap atau gangguan kejiwaan hal tersebut tidak akan mengganggu proses penyidik kasus ini. kita akan jalan terus walaupun nanti hasilnya tersangka mengidap cacat mental tegas mantan kapolres ende ini,” pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya oleh beberapa media, keluarga tersangka kasus pembunuhan Yunus Kenlopo, JK pada Selasa (24/3/2015) mendatangi polres kupang kota. Pihak keluarga datang untuk mengajukan pormohonan penanguhan penahan karena yakin JK bukanlah pelaku pembunuhan Yunus. Keluarga yakin JK bukanlah pelaku pembunuhan terhadap yunus karena JK mengidap gangguan mental dan juga tidak bisa baca tulis. (Sem)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button