P1050393

 

MORAL-POLITIK.com – Mungkin masih terlalu dini jika dikatakan bahwa aktivitas di area Car Free Day telah merubah gaya hidup orang Kota Kupang. Setidak-tidaknya untuk satu hal ini, yaitu merubah kebiasaan dari mengendarai sepeda motor ke sepeda dayung.

Ketika hari Sabtu tiba, hari dimana area Car Free Day (CFD) dibuka dan diawasi oleh aparat Polresta Kupang Kota, mulai dari jam 05.00 hingga 09.00 Wita, area di Jalan Raya El Tari ini mulai dipadati dengan masyarakat yang gemar berjalan kaki, bersepatu roda, hingga ke bersepeda dayung.

Khusus untuk bersepeda, jika dicermati cukup saksama, para remaja berboncengan, baik itu pria membonceng wanita atau sebaliknya tanpa ada perasaan yang aneh….

Atmosfer di area CFD ini jauh berbeda dengan area berolah raga di Taman Nostalgia, apalagi di gedung olahraga dan lapangan sepak bola ataupun tanah lapangan olah raga lainnya.

Perbedaan paling mencolok adalah membaurnya pria dan wanita dengan gayanya masing-masing, mulai dari penataan rambut, cara memilih busana, sepatu dan Handphone.

Di area CFD juga tak terdengar percakapan gaya pasar, semisal ngerumpi, caci maki, olok-olokan, dan adu jotos. Di area ini masing-masing ingin memanifestasikan bakat dan ketrampilannya, baik untuk mendapat pengakuan dari orang lain, atau hanya sekedar berpuas diri belaka karena mampu mengungguli orang lain, apalagi itu adalah rival dalam satu atau dua hal yang cukup terselubung, misalnya.

Terakhir, izinkanlah saya untuk bersimpulan bahwa jika ingin menjadi orang yang arif lagi bijaksana, jangan pernah absen untuk beraktifitas di area yang digagas dan selalu dipantau keamanan dan kenyamanannya oleh pihak Polresta Kupang Kota.

Ayo mari kita berbondong-bondong untuk semakin menyemarakkan area yang sangat bergengsi ini, demi bikin hidup kita semakin hidup. Kunanti kalian semua, kontaklah ke 081337990309 jika ingin memberikan sumbang saran melalui media ini, atau apalah namanya….

Penulis: Vincentcius Jeskial Boekan (Novelis)