DSC_0075Kanit Reskrim Polsek Kelapa Lima, AKP Gigih Andry Putranto (kiri). (Sem)

 

MORAL-POLITIK.com – Setelah dinyatakan lengkap oleh oleh pihak Kejari Kupang, berkas-berkas terkait kasus pembunuhan Merri Welhelmina Mau dilimpahkan ke pihak Kejari untuk tahap II.

Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Rudy Ledo ketika dikonfirmasi moral-politik.com melalui Kanit Reskrim Polsek Kelapa Lima, AKP Gigih Andry Putranto di ruangan kerjanya, Kamis (26/3/2015) menuturkan, terkait kasus pembunuhan dengan tersangka suami korban sendiri Sabastian da Silva (41), sisa menunggu persidangan.

Menurut Gigih, kami sudah melimpahkan berkas tersebut ke pihak Kejari untuk disidangkan. “Setelah dinyatakan lengkap pemberkasan kasus pembunuhan tersebut oleh pihak Kejari Kupang, kemarin kami langsung melakukan tahap II dengan mengirimkan berkas kasus tersebut, barang bukti dan juga tersangka kepada pihak Kejari Kupang agar secepatnya bisa disidangkan,” kata Gigih yang didampingi Penyidik Bripka Imanuel Bolling.

Dari pengakuan tersangka, tambahnya, dia tidak menyesali perbuatannya. Dia melakukan aksi tersebut karena sangat marah terhadap sang istri. “Tersangka mengaku kalau dia tidak menyesali perbuatannya yang telah menghabisi nyawa Merri Walhelmina Mau, istrinya sendiri,” katanya detail.

Dia juga mengaku, pungkas dia, hal itu disebabkan karena sangat marah ketika mengetahui kalau korban yang masih berstatus istrinya itu sering membawa laki-laki lain ke kamar kosnya.

Diberitakan sebelumnya, karena cemburu buta, Sabastian Da Silva (41) tega menghabisi nyawa istrinya Mery Wehelmina Mau (40) dengan menghujani korban berupa tiga tusukan menggunakan pisau.

Pembunuhan sadis itu terjadi pada Jumat (20/2/2015) yang lalu di tempat tinggal kos korban yang bertempat di RT 06, RW02 Kelurahan Pasir Panjang. Tersangka dijerat dengan dengan UU Nomor 23 Tahun 2004 Pasal 44 Ayat 3 subsider, Pasal 338 Subsider, 335 ayat 3 KUHP tentang penganiyaan yang menyebabkan meninggalnya seseorang. (Sem)