Home / Populer / Frans Lebu Raya: Jadilah Pemimpin Kreatif dan Inovatif

Frans Lebu Raya: Jadilah Pemimpin Kreatif dan Inovatif

Bagikan Halaman ini

Share Button
raya Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya.

Oleh : Indah Purnama Ayu

MORAL-POLITIK.COM- “Pemimpin yang memiliki kapasitas tentu harus mampu menunjukan prestasi kerjanya. Mari tunjukan kinerja, hilangkan ego, bersinergilah. Modal terpenting untuk itu adalah memiliki jiwa kreatif dan inovatif”.

Demikianlah sari pesan yang disampaikan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya dalam acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Struktural Eselon II di lingkungan pemerintah provinsi, Jum’at (13/2/2015) yang lalu bertempat di Aula Utama El Tari, Kota Kupang.

Pemimpin yang kreatif dapat dimaknai dari kemampuannya menghasilkan ide-ide cemerlang. Tentu saja, perlu ada upaya untuk melakukan analisis/kajian teknokratis atas ide atau gagasan tersebut. Hasil telaah dimaksud, diharapkan dapat melahirkan alternatif ide atau gagasan yang paling besar memberikan nilai tambah. Unjuk kerja menjadi ukuran seberapa nyata sebuah ide. Inovasi juga menunjukan dirinya dalam karya nyata yang bisa diterima dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Inovasi adalah sesuatu yang baru, sesuatu yang memberikan perubah positif bagi masyarakat.

“Pemimpin tidak hanya selalu berkomando! Ia juga harus turut ambil bagian dan menjadi teladan bagi stafnya. Inilah salah satu ciri pemimpin yang berkualitas.” ungkap Lebu Raya dengan semangat. Menjadi pemimpin yang berkualitas adalah dambaan setiap insan di negeri ini. Insan yang haus akan perhatian dan kerinduan akan perubahan. NTT selalu diidentikan dengan kemiskinan, kekeringan dan kegersangan. Hal tersebut mesti menjadi teriakan pemicu semangat kepada para pemimpin untuk membawa rakyatnya keluar dari keadaan yang menyedihkan itu. Peristiwa pengambilan sumpah dan pelantikan Jum’at (13/2) sore itu, terasa menjadi moment yang tepat untuk merefleksikan diri dan memotivasi para pimpinan yang baru dilantik dengan sumpah dan janji mereka.

Baca Juga :  Frans Lebu Raya: Kerukunan Terjaga karena Menghargai Perbedaan

Dalam acara sore itu, Gubernur NTT melantik delapan orang pejabat. Drs.Alexander Sena yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dilantik menjadi Asisten Administrasi Umum Sekda NTT. Selain itu, Kepala Badan Perpustakaan, Drs. Nahor Talan dilantik menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Ir. Thobias Uly yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan turut dilantik menjadi Kepala Dinas Pertambangan Provinsi NTT. Sedangkan Drs. Danny Suhadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan, dilantik menjadi Kepala Dinas Peternakan. Drs. Benyamin Lola.Mpd yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dilantik menjadi Kepala Badan Perpustakaan Daerah. Drs. Stef Ratoe Oedjoe yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Drs.Klemens Meba yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten III dilantik menjadi Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan. Sedangkan Drs. Richard Djami yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo dilantik menjadi Kadis Perhubungan Provinsi NTT. Untuk lengkapnya dapat dilihat:

1. Drs.Alexander Sena, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menjadi Asisten Administrasi Umum Sekda NTT;
2. Drs. Nahor Talan, Kaban Perpustakaan Daerah, menjadi Kadis Pemuda dan Olahraga;
3. Ir. Thobias Uly, Kadis Peternakan, menjadi Kadis Pertambangan;
4. Drs. Danny Suhadi, Kadis Pertambangan, menjadi Kadis Peternakan;
5. Drs. Benyamin Lola,Mpd, Kadis Pemuda dan Olahraga, menjadi Kaban Perpustakaan Daerah;
6. Drs. Stef Ratoe Oedjoe, Kadis Perhubungan, menjadi Kadis Kominfo;
7. Drs.Klemens Meba, Asisten III, menjadi Kaban Diklat; dan
8. Drs. Richard Djami, Kepala Dinas Kominfo, menjadi Kadis Perhubungan.

Dalam Sambutanya, Gubernur NTT mengatasnamakan Pemerintah dan Masyarakat NTT mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik. Menurut beliau mutasi ini bukanlah suatu hal yang luar biasa. Mutasi adalah hal yang lazim dalam suatu organisasi. Mutasi ini bertujuan untuk penyegaran, menjaga ritme kerja, memperluas wawasan, membangun komitmen bersama sehingga dari waktu ke waktu kinerja Pemerintah Provinsi NTT semakin baik. Gubernur NTT juga meminta kepada pejabat yang dilantik agar bisa membawa suasana baru bagi staf, menjaga dinamika kerja di instansi masing-masing. Selain itu pejabat juga harus menjaga kepercayaan yang diwujudkan melalui kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dengan sungguh-sungguh / ikhlas demi mewujudkan NTT yang mandiri dan sejahtera.

Baca Juga :  KPK telah sita aset Anas di Duren Sawit

Pengambilan Sumpah/Janji. Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya mengambil Sumpah/Janji delapan orang Pejabat Eselon II didampingi rohaniawan, bertempat di Aula Utama El Tari Kupang, Jumat (13/2).

Pada kesempatan yang sama Gubernur NTT juga mengatakan, ”Saat ini masih ada satu jabatan Eselon II yang lowong yaitu Jabatan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT.” Menurut beliau, dalam waktu dekat akan dilakukan seleksi pejabat yang dimaksud oleh panitia, secara bertahap diawali dengan seleksi untuk jabatan eselon II, sesuai amanat Undang-Undang Aparatur Sipil Negara. Nampak hadir dalam acara itu Ketua DPRD Provinsi NTT, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi NTT, Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Asisten I Sekda Provinsi NTT, Para pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Para Pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, rohaniawan dan delapan calon Pejabat Eselon II yang akan dilantik serta para undangan.

Pada akhir acara, satu persatu undangan mengucapkan selamat sembari berjabat tangan dengan pejabat yang baru saja dilantik. Terdengar bisikan-bisikan lembut ke telinga pejabat yang dilantik dari beberapa undangan saat berjabatan tangan. Bisikan-bisikan itu tidak lain adalah sejuta harapan dan doa para undangan yang sengaja diungkapkan langsung. Beberapa pejabat yang dilantik juga membalasnya dengan ungkapan yang menguatkan hati “mari bergandeng tangan dan berjuang bersama demi NTT tercinta.” Sebelum satu persatu undangan meninggalkan ruangan beralaskan karpet merah itu, mereka terlihat berfoto bersama. Senyum kebahagian nampak jelas terpancar di wajah mereka semua. Semoga ini menjadi isyarat kepastian langkah untuk terus berjuang membangun daerah NTT ke arah yang lebih baik. (erny)

 

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button