Home / Populer / Frans Lebu Raya: Wisuda bukanlah akhir tapi awal dari perjuangan

Frans Lebu Raya: Wisuda bukanlah akhir tapi awal dari perjuangan

Bagikan Halaman ini

Share Button
frans-lebu-raya-3Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya.

MORAL-POLITIK.COM- Wisuda Magister, Profesi dan Sarjana Universitas Nusa Cendana (Undana) digelar pada hari kedua, Senin, (2/3/2015) pukul 08.00 Wita yang lalu bertempat di Aula Rektorat Lama Undana, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Asisten III Biro Administrasi Umum, Alexander Sena hadir mewakili Gubernur NTT Frans Lebu Raya membawakan sambutan pada pagi hari itu.

Gubernur Frans Lebu Raya berpesan kepada para mahasiswa dan mahasiswi yang diwisuda untuk menghormati ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang telah ditanamkan universitas ini.

“Semua mahasiswa diwisudakan pada hari ini karena dipercaya memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai yang dipersyaratkan juga memiliki kompetensi yang khusus. Karena itu, wisudawan/ti diharapkan untuk menghormati spesifikasi keilmuan dan keterampilan yang sudah dimiliki dalam diri, ikut berpartisipasi dalam pembangunan di NTT diberbagai bidang baik pendidikan, kesehatan, politik, pertanian, kelautan peternakan dan sebagainya,” kata Frans Lebu Raya.

Sebagaimana siaran pers Biro Humas Setda NTT yang disampaikan oleh Kepala Biro Humas Lambertus L. Ibi Riti, Frans Lebu Raya meminta wisudawan untuk tunjukkan bahwa anda semua pernah ditempa di almamater ini, menimba ilmu, berlatih ketrampilan dan menjadi yang trampil, berintegritas dan mengaungi kampus ini. Jadilah kader baik dari almamater ini, untuk mewujudkan eksistensi Undana di tengah dinamika dan tantangan dunia yang kian nyata.

“Toga yang dipakai pada hari ini bukanlah akhir melainkan awal dari perjuangan,” tambahnya.

Menurut Gubernur Frans Lebu Raya, Mahasiswa setelah diwisuda akan menghadapi kehidupan nyata. Kehidupan dimana seseorang akan berjuang, bersaing, meleburkan diri di masyarakat, mengabdikan diri kepada masyrakat secara total. Saat keberadaan seseorang diakui, kemampuan diri, keterampilan diakui dan bermanfaat di masyarakat, saat itulah yang dinamakan sukses.

Baca Juga :  Direktur RSU W. Z. Yohanes Jangan Tebang Pilih Relokasi Pedagang

Untuk diketahui, lulusan terbaik pada wisuda hari kedua adalah Lily Suryana, S.I.K (Ilmu Komunikasi FISIP), IPK 3,91 lulus dengan predikat pujian. Nanang Rudi Wibowo, SH (Hukum Acara) IPK 3,74 lulus dengan predikat pujian. Putri J. Mustiani, S.Agr (Agroteknologi Faperta) IPK 3,71 lulus dengan predikat pujian, dan Maria Ivan Budju Nig a, S.Pi (Budidaya Perairan FKP) IPK 3,62 lulus dengan predikat pujian Bagi keempat peserta ini pihak kampus Undana memberikan penghargaan. Penyerahan Penghargaan bagi lulusan terbaik oleh Asisten III bidang Administrasi Umum Setda Provinsi NTT Alexander Sena.

Gubernur Frans Lebu Raya menuturkan bahwa pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur Timur mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan civitas akademika Undana atas sumbangsihnya dalam membangun daerah ini. Selain itu, Frans Lebu Raya juga mengucapkan selamat berbahagia dan proviciat kepada para wisudawan/ti, keluarga dan para sahabat atas wisuda kali ini. “Selamat datang calon mahasiswa/mahasiswi di kampus kehidupan.

Pada kesempatan yang sama Rektor Universitas Nusa Cendana Kupang Frederik Lukas berpesan kepada seluruh wisudawan/ti, bahwa insan yang diproduk merupakan cerminan wajah universitas. Oleh karena itu, katanya, hendaknya mengabdikan diri dengan sungguh di tengah masyarakat.

Acara wisuda ini dihadiri oleh Wakil Bupati TTS, Obed Naitboho, Bupati Malaka Herman Nai Ulu, Perwakilan Dinas PPO Timor Tengah Selatan, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Nusa Tenggara Timur, Komponen Pejabat Sipil, Perwira TNI dan POLRI, Dandrem,Wakil ketu darma wanita persatuan Undana, orang tua wisudawan/ti dan para wisudawan/ti. (erny)

 

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button