pasang badanAhok dan Veronica Tan. ©2014 merdeka.com/arie basuki

 

MORAL-POLITIK.COM- Di tengah kemelut DPRD dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, tiba-tiba muncul sebuah foto yang membuat heboh. Foto yang beredar menampilkan gambar istri Basuki, Veronica Tan dan adiknya Harry Basuki, sedang memimpin rapat yang dihadiri Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sarwo Handayani.

Foto itu sempat membuat heboh. Pasalnya, hal yang tak biasa seorang istri gubernur memimpin rapat di salah satu ruangan. Kalau pun mengadakan rapat PKK, rasanya jarang sekali di lakukan di Balai Kota dan tak perlu mengundang adik Ahok.

Masalah itu segera ditengahi Sarwo. Dia menjelaskan, rapat yang dipimpin oleh Veronica Tan dan Harry Basuki tidak membahas mengenai program kerja Pemprov DKI Jakarta. Yang dibicarakan adalah percepatan revitalisasi Kota Tua. Yani mengatakan, Veronica terpanggil untuk melakukan pembenahan terhadap salah satu warisan sejarah tersebut.

“Bu Veronica ini istilahnya merasa terpanggil saja setelah lihat Kota Tua dan Taman Fatahillah. Dia menyayangkan kok ada fasilitas yang bagus dan terkenal tapi berantakan, banyak kaki lima, trotoarnya jumpalitan, batu-batunya copot-copot,” ungkapnya saat dihubungi merdeka.com.

Sarwo sempat menyayangkan pihak-pihak yang mempermasalahkan niat Veronica Tan untuk penataan Kota Tua ini. Sebab, menurut Yani, hal ini bisa berdampak terhadap SKPD terkait yang dikhawatirkan kembali enggan untuk diajak berdiskusi.

“Makanya saya juga heran kalau kami mau sama-sama menata kok dijadikan permasalahan gitu,” katanya.

Sedangkan keberadaan Harry, lanjutnya, untuk memimpin, melainkan memberikan masukan.

“Beliaukan (Harry) ahli wisata terus kasih masukan. ‘Kalau mau nata kaki lima sebelah situ jangan sebelah sini’. Terus kami juga ngundang arsitek yang mau nyumbang saran dan ide,” jelasnya. (vjb)