Home / Populer / Kerjasama dengan Kejari Kupang, Piutang PDAM bisa ditagih

Kerjasama dengan Kejari Kupang, Piutang PDAM bisa ditagih

Bagikan Halaman ini

Share Button
pamKantor PDAM Kota Kupang.

MORAL-POLITIK.com – Berkat kerjasama PDAM Kota Kupang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang dalam penegakan hukum, bantuan, pertimbangan, dan tindakan hukum terhadap piutang PDAM yang selama ini ditunggak oleh para pelanggan, perlahan kini bisa ditagih dan direalisasi.

“Realisasi hutang berhasil ditagih sebesar Rp500 juta,” kata Direktur PDAM Kota Kupang, Noldi Mumu kepada moral-politik.com, di Kota Kupang, Sabtu (28/3/2015).

Selama ini, katanya, banyak pelanggan PDAM yang telah menunggak utang pelayanan Air Bersih selama bertahun-tahun. Dan penunggakan itu bukan hanya dilakukan oleh para pelanggan rumahan, tetapi juga dilakukan oleh Dinas-Dinas lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Namun, tambahnya, dari hasil kerjasama yang dilakukan dengan pihak Kejari Kupang, telah menghasilkan progres yang baik, yakni tertagihnya piutang PDAM sebesar Rp 350 Juta pada Evaluasi Tahap Pertama yang dilakukan bulan Nopember 2014 lalu, dan piutang sebesar Rp.150 Juta pada Evaluasi Tahap Dua pada awal bulan Maret 2015 lalu.

Noldy Mumu mengaku, dari hasil evaluasi tersebut, saat ini piutang PDAM di para pelanggan masih tersisa sebesar Rp 450 Juta, yang nantinya akan ditagih pada Evaluasi Tahap Tiga pada bulan Oktober mendatang, termasuk piutang pada Dinas Lingkup Pemerintah Kota Kupang.

“Terkait beberapa Dinas Lingkup Pemerintah Kota Kupang untuk belum sempat merealisasikan utang di PDAM, Noldy Mumu mengataka bahwa hal tersebut diakibatkan persolan teknis, yakni anggaran yang diajukan untuk melunasi utang di masukan dalam DPA Perubahan sehingga belum bisa direalisasi,” pungkas dia. (nyongky)

Baca Juga :  Alasannya Tim Sembilan Pantau Sidang Praperadilan Komjen Budi Gunawan

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button