Home / Populer / Ketua DPRD Kota Kupang: Sidang I bukan hanya sekedar legitimasi

Ketua DPRD Kota Kupang: Sidang I bukan hanya sekedar legitimasi

Bagikan Halaman ini

Share Button
sidang 1Acara Pembukaan Sidang I DPRD Kota Kupang Tahun 2015.

 

MORAL-POLITIK.com – Sidang I DPRD Kota Kupang Tahun 2015 diharpakn tidak hanya sekedar formalitas untuk memperoleh legitimasi, tetapi lebih diharapkan pada substansial bentuk kelembagaan manajemen pemerintahan, dari, oleh dan untuk rakyat yang bertujuan memperkuat eksistensi kolektif antara legislatif dan eksekutif sebagai lembaga yang produktif, inovatif dan dinamis.

Demikian dikatakan Ketua DPRD Kota Kupang, Jeskial Loudoe dalam sambutan yang dibacakan Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang, Kristian Baitanu, dalam pembukaan Sidang I, DPRD Kota Kupang, Jumad (20/3/2015), di ruang sidang DPRD Kota Kupang.

Dihadapan Wali Kota Kupang Jonas Salean beserta jajarannya, Baitanu mengatakan, DPRD dan Pemerintah Kota Kupang, harus mempunyai tekad untuk mensejahterkan rakyat dengan mengupayakan agar penyelenggaraan pemerintahan dapat terselenggara dengan sebaik-baiknya demi kepentingan banyak orang, dan bukan sekedar memenuhi kebutuhan normatif.

“Yang perlu diupayakan adalah penyelenggaraan pemerintahan di Kota Kasih ini dapat berjalan dengan baik,” katanya lebih memastikan.

Dia mengatakan, selama ini DPRD dan pemerintah telah berupaya secara optimal dengan berbagai kemampuan untuk memajukan Kota di berbagai aspek yang hasilnya semakin nyata dinikmati oleh warga kota. Namun tidak dapat disangkali bahwa masih ada agenda pembangunan yang telah disepakati antara Legislatif dan Eksekutif, tapi belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Karena itu, berbagai kekurangan ini menjadi evaluasi dan tolak ukur kinerja pelaksanaan program kegiatan, agar kedepannya dapat berjalan dan terlaksana dengan baik

“Dalam sidang I kali ini, ada tiga agenda yang akan dibahas, diantaranya pembahasan 16 Ranperda usulan DPRD dan Pemerintah Kota Kupang, Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban akhir tahun Anggaran 2014 oleh Wali Kota Kupang, serta pembahasan Rancangan Peraturan Daeran tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2014,” pungkas dia. (nyongky)

Baca Juga :  Siapakah Ibu Negara jika Prabowo Presiden?

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button