Home / Populer / Lagi, Ahok Pangkas 2.000 Jabatan Struktural

Lagi, Ahok Pangkas 2.000 Jabatan Struktural

Bagikan Halaman ini

Share Button
ahokGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyalami pejabat DKI. Basuki melantik sebanyak 701 pejabat eselon di lingkungan Pemprov DKI, di Blok G Balaikota, Kamis (22/1/2015).

MORAL-POLITIK.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bakal kembali memangkas sebanyak 1.500-2.000 jabatan struktural di lingkungan Pemprov DKI. Pemangkasan itu dimungkinkan dilakukan setelah DKI menerapkan sistem pemberian tunjangan kinerja daerah (TKD) dinamis kepada PNS DKI.

“Di Jakarta ini ada 8.000 jabatan struktural, tapi bidang mana yang kerja apa enggak kerja, kan kami enggak ada yang tahu, makanya saya tes kemarin buang (pangkas) 1.500 jabatan,” kata Basuki, di Balai Kota, Selasa (31/3/2015).

Melansir kompas.com, kendati memangkas ribuan jabatan struktural, klaim Basuki, pelayanan DKI tetap terjaga dan berjalan baik. Sebelum mendapat besaran TKD dinamis maksimal, pegawai diharuskan mengisi kinerja sehari-hari melalui E-TKD. Sehingga, jika pegawai itu tidak menginput kinerja, maka ia tidak akan mendapat nilai TKD dengan maksimal. Dari input pegawai itu pula yang dipetakan Basuki untuk memangkas jabatan.

“Begitu kamu ngomel-ngomel karena TKD dinamis, mungkin di porsi anda itu enggak ada gunanya jabatan struktural anda, mungkin saya bisa buang 1.000-2.000 lagi jabatan struktural. Jadi bisa-bisa Jakarta nanti strukturnya tinggal 4.000 saja, ngapain ada 6.000 jabatan,” katanya.

Basuki mengatakan, penerapan TKD dinamis ini menyebabkan gesekan terjadi. Namun, ia mengakui tak mengkahawatirkan gesekan tersebut.

“Saya bilang, bahkan bisa ribut satu tahun kok, gesek-gesekan saja terus, enggak apa-apa, nanti bisa ketahuan. Kalau kamu memang enggak ada kerjaan, kamu bisa mengisi enggak kerjaan itu (di E-TKD) enggak bisa loh, kalau seluruh komponen anda enggak bisa ngisi, berarti saya pecat,” pungkas Basuki. (erny)

Baca Juga :  Gerindra minta mundur dari Gubernur, Ahok: Saya Bukan Dipilih Anda!

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button