Home / Populer / Menteri Pariwisata: Bebas Visa Mampu Genjot Angka Wisatawan

Menteri Pariwisata: Bebas Visa Mampu Genjot Angka Wisatawan

Bagikan Halaman ini

Share Button
menparMenteri Pariwisata Arief Yahya.

 

MORAL-POLITIK.COM- Menteri Pariwisata Arief Yahya optimistis bisa menggenjot jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Terlebih dengan kebijakan pemerintah menerapkan bebas visa kepada puluhan negara, Arief yakin target pariwisata bisa tercapai.

Pemerintah menargetkan 12 juta wisman akan datang ke Indonesia tahun ini. Di akhir tahun pemerintahan nanti, Arief yakin angka itu bisa naik delapan juta.

Untuk merealisasikan target itu, kata Arief tidak ‎hanya butuh visi dan strategi. Namun yang paling penting adalah tindakan nyata dari strategi tersebut.

“Visi tanpa aksi itu hanya fantasi. Begitu pun sebaliknya, aksi tanpa visi itu hanya sensasi sesaat,” kata Arief dalam pernyataannya yang diterima, Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Arief ingin kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi negara bisa jadi 12 persen. Karenanya, pria asal Banyuwangi itu menegaskan, langkah pertama yang harus segera dilakukan adalah menetapkan quick wins.

“Kami pun menyusun semua langkah-langkah di Kemenpar untuk mewujudkan mimpi-mimpi dengan target itu secara optimal,” tambahnya.

Arief mengakui banyak pihak menilai targetnya untuk mendongkrak pariwisata tanah air terlalu muluk-muluk. Namun, mantan direktur utama Telkom itu meyakini bakal mampu mencapai target.

“Dengan spirit dan strategi yang pas, kami yakin akan mendapatkan hasil yang terbaik,” ujarnya.

Peraih The Best BUMN on Marketing pada BUMN Marketing Award 2013 itu lantas menyodorkan angka ekonomi dari sektor pariwisata pada 2013. Saat itu ada 240 juta perjalanan domestik dengan perputaran uang mencapai Rp 176 triliun. Setelah 100 hari menjadi menteri pariwisata, Arief juga melihat adanya lonjakan kunjungan wisman dari 764 ribu di November 2014, menjadi 915 ribu di Desember 2015.

Baca Juga :  Diduga Ada Oknum Pemerintah yang "Obok-obok" Partai Golkar

“Karena itu tidak salah jika sektor pariwisata menjadi salah satu mesin lokomotif penggerak ekonomi negeri,” tandasnya.

Selain itu, ada penambahan seats capacity penerbangan langsung ke Indonesia hingga 2.743.624 seats. Sehingga total ketersediaan tempat duduk ke Indonesia melalui udara, ada 21,6 juta tempat duduk.

Kapasitas seats itu terbesar masih melalui Singapore dengan 6.218.680 tempat duduk selama setahun. Disusul Malaysia dengan 5.442.008 seats dan Australia 1.845.168. Singapore masih menjadi hub, bagi wisatawan asal Eropa, AS, Asia Selatan (India), Timur Tengah, Asia Utara sampai Tiongkok, yang minim direct flight.

“Mudah-mudahan dengan kebijakan bebas visa yang terbaru, yang bakal diluncurkan Presiden Jokowi dengan 30 negara baru itu, seats itu secara otomatis, karena permintaan pasar, akan bertambah besar,” pungkas Arief. (erny)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button