Home / Populer / Menteri Perdagangan: Harga Beras sudah turun tapi belum rata

Menteri Perdagangan: Harga Beras sudah turun tapi belum rata

Bagikan Halaman ini

Share Button
berasJokowi hadiri pelepasan beras miskin di Perum Bulog. ©2015 merdeka.com/imam buhori

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menyebut sudah ada penurunan harga beras di Indonesia. Penurunan tersebut disebut berkat operasi pasar dalam dua minggu ini.

“Sudah ada dampak kepada harga beras meski belum merata dampak penurunannya,” jelasnya di kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (13/3).

Menurut Rachmat, diprediksi penurunan akan terus terjadi seiring masa panen yang kian dekat. “Dalam waktu ke depan harga akan turun lagi dan akan terus memantau bila harga sudah lebih dari batas yang ditentukan,” pungkasnya.

Melansir merdeka.com, sebelumnya, pedagang beras di pasar Induk Cipinang mengaku kenaikan beras kali ini adalah yang tertinggi sejak lima tahun terakhir. Kenaikan ini terjadi pada semua jenis beras. Kenaikan tersebut bertahap naik mulai dari Rp 500 sampai Rp 2000.

Pada Rabu (4/3), Presiden Joko Widodo menggelar Sidang Kabinet Paripurna dengan didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam pidatonya, Jokowi menuturkan naiknya harga beras beberapa pekan terakhir jadi pelajaran berharga bagi pemerintah.

Agar tidak terulang lagi, Jokowi menginstruksikan anak buahnya memantau pergerakan harga kebutuhan pokok masyarakat lebih intens.

“Saya minta terutama yang berkaitan dengan sembako dipantau dari hari ke hari karena dari situlah sebenarnya tinggi rendahnya inflasi dimulai. Contohnya beras, yang mengalami kenaikan dengan tidak sedikit,” ujarnya di Istana Negara.

Pemerintahan Jokowi- JK sempat dikritik lantaran gagal menjaga stabilitas harga beras. Namun mantan Gubernur DKI Jakarta ini membela diri. Jokowi menegaskan, pemerintah sudah mengantisipasi namun harga beras tetap naik karena masa panen terlambat.

“Sebetulnya Desember sudah kelihatan dan antisipasi, Januari juga bisa dilakukan tindakan-tindakan, tetapi yang pertama masalah sedikit keterlambatan di tanam atau panennya terlambat,” katanya.

Baca Juga :  Partai NasDem dukung Demokrat dan Golkar masuk Pemerintahan Jokowi-JK

Kepala Negara yakin operasi pasar dengan menggelontorkan 300.000 ton beras miskin akan menekan harga di pasaran. Bahkan pemerintah menjanjikan harga beras akan turun dalam waktu dekat.

“Tetapi kita yakin dengan operasi raskin kemarin, saya harapkan maksimal 2 minggu saya yakin akan turun. Ini pembelajaran kita kalau ada sembako yang naik sedikit tolong dikejar,” janji Jokowi. (vjb)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button