Home / News NTT / Peningkatan Status RRI Kupang, Inilah harapan Frans Lebu Raya

Peningkatan Status RRI Kupang, Inilah harapan Frans Lebu Raya

Bagikan Halaman ini

Share Button
flrGubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya.

 

MORAL-POLITIK.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya pada acara Peningkatan Status RRI Kupang dan Jabatan menuturkan, kebijakan ini jelas mengandung banyak tanggungjawab yang harus diemban. Perlu adanya peningkatan koordinasi dan kolaborasi dengan RRI Atambua serta Ende, bahkan ke seluruh NTT karena LPP RRI Kupang merupakan Koordinator Wilayah.

“Selain itu juga perlu memperluas kerjasama dengan Radio Televisi Timor Leste, untuk melakukan siaran bersama, sebab NTT diapit dua negara, yakni Timor Leste dan Australia. Soal Konsistensi Visi RRI sebagai Radio dengan Jaringan Terluas. Saya harapkan RRI harus konsisten mengudara dengan tetap independen sebagai radio dengan jaringan terluas,” kata Frans Lebu Raya pada acara peresmian Programa 4, FM 104,30 MHz RRI Kupang di halaman depan RRI Kupang, Senin (30/2/2015) pukul 11.00 Wita

Kepala Biro Humas Setda NTT, Lambertus L. Ibi Riti dalam siaran persnya kepada moral-politik.com mengatakan, Frans Lebu Raya berharap semua elemen LPP RRI Kupang dapat menciptakan iklim kerja yang sejuk melalui siaran-siaran informatif dengan pola kerja yang kreatif dan inovatif untuk memanfaatkan jejaring sosial dalam memberdayakan setiap potensi daerah NTT ke seluruh Indonesia bahkan dunia.

“Sebagai sebuah Lembaga Penyiaran Publik yang memiliki misi mulia, yaitu mengembangkan siaran pendidikan untuk mencerahkan, mencerdaskan, memberdayakan serta mendorong kreatifitas masyarakat dalam rangka membangun karakter bangsa, kiranya LPP RRI Kupang dapat mewujudkan visinya menjadi Radio berjaringan terluas dalam pembangunan karakter bangsa, berkelas dunia, serta lebih memotivasi dan menginspirasi RRI Kupang sebagai Lembaga Penyiaran Publik dalam memberikan pelayanan informasi terpercaya dan sarana kontrol sosial masyarakat baik secara regional, nasional bahkan internasional dengan memperhatikan kode etik jurnalistik/kode etik penyiaran,” tambahnya.

Baca Juga :  Lebih Jauh soal Setya Novanto, Ketua DPR 2014-2019

“Saya berjanji akan memberikan dukungan yang optimal kepada RRI Kupang kedepannya. Saya juga berharap RRI Kupang terus memberikan informasi kepada masyarakat untuk membangun optisme masyarakat NTT terhadap budaya,” pungkas Frans Lebu Raya.

Dalam sambutan Direktur Program dan Produksi RRI, M. KabulBudiono mengatakan, RRI adalah 1 di antara di antara 10 stasiun RRI di Indonesia yang saat ini atas persetujuan pemerintah telah mendapat kesempatan naik status lembaganya dari type c menjadi type b. Pimpinan semulanya adalah Eselon III menjadi Eselon II. Dan atas pertimbangan bersama maka Saudara Enderiman Butar-Butar yang akan senantiaa mendapatkan arahan dari Gubernur Nusa Tenggara Timur untuk memimpin RRI Kupang. Satu program baru yang disebut Programa/ Pro 4. Programa ini berfungsi untuk menggali, melestarikan, mengembangkan seni budaya sebagai wujud dari kebudayaan masyarakat Flobamora.

Pada kesempatan itu, Kepala RRI Kupang Enderiman Butarbutar dalam sambutanya mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dalam kepemimpinan di RRI Kupang kedepanya untuk sama-sama berjuang membangun NTT yang lebih baik.

Hadir pada kesempatan itu Wali Kota Kupang, Jonas Salean, Direktur Utama LPP RRI Pusat, M. Kabul Budiono, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Nusa Tenggara Timur yang diwakili oleh Kapolres Kupang Kota, AKBP Musni Arifin, Kepala LPP RRI Kupang, Enderiman Butarbutar, Pemerhati LPP RRI, Kepala RRI Atambua, Ende , dan Singaraja, Kepala Bidang kebudayaan Pemerintah Provinsi NTT, Valentinus Bhalu dan Dharmawanita. (erny/nyongky/sem)

 

 

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button