praAnggota DPRD DKI Prabowo Soenirman.

MORAL-POLITIK.COM- Anggota DPRD DKI, Prabowo Soenirman dilaporkan oleh LBH Pendidikan ke Polda Metro Jaya karena umpatannya terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) saat rapat mediasi di Kemendagri, beberapa waktu lalu. Prabowo pun mengaku siap menjalani proses hukum.

“Tidak apa-apa, saya siap kok. Tidak ada masalah itu, saya siap diperiksa,” ujar Prabowo saat dihubungi detikcom, Selasa (10/3/2015).

Melansir detik.com, Prabowo sendiri mengaku mengumpat Ahok saat mediasi berlangsung itu. Namun, kata dia, dirinya tidak pernah melontarkan kata-kata yang mengandung SARA.

“Yang mengatakan gubernur goblok memang saya, tetapi di luar itu yang SARA, itu bukan saya. Kan ada banyak orang saat itu, bisa dilihat di medianya,” ungkapnya.

‎Menurutnya, perkataan yang dilontarkan sejumlah anggota DPRD DKI itu tidak terlepas dari etika Ahok sendiri.

“Ahok kan katakan DPRD bajingan, segala macam kan.
Saya bela‎jar juga dari dia,” tutupnya.

Seperti diketahui, rapat mediasi antara Ahok dengan anggota DPRD DKI di Kemendagri, 5 Maret 2015 lalu, berlangsung ricuh. Ahok yang emosi meninggalkan ruang rapat saat itu.

Pada saat itulah, terdengar sejumlah orang mengumpat Ahok dengan kata-kata kasar hingga yang menjurus ke SARA. Direktur LBH Pendidikan‎ Ayat Hidayat kemudian melaporkan Prabowo Soenirman, yang diketahui salah satu dari sekiang anggota dewan yang mengumpat Ahok, ke Polda Metro Jaya, Senin (9/3) kemarin.

Dalam laporan bernomor LP/884/III/2015/PMJ/Ditreskrimum itu, Ayat melaporkan Prabowo dengan tuduhan Pasal 156 dan Pasal 207 KUHP tentang pernyataan permusuhan kebencian terhadap suatu golongan atau SARA dan UU No 40 tahun 2008.