parera Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan NTT, Frans Pareira. (Foto: Semar)

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Keluhan masyarakat Kota Kupang semakin hari tak terbendung terkait pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. W.Z.Johannes Kupang. Masyarakat menilai, pelayanan di RSUD ini semakin hari-semakin buruk.

Demikian benang merah komentar beberapa masyarakat ketika ditemui moral-politik.com beberapa waktu lalu, di RSUD WZ Yohanes Kupang. Salah satu sumber yang tak mau namanya di publikasikan mengaku, dirinya sudah sebulan menjenguk anaknya yang tengah sakit. Sehingga, dia paham kurangnya pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Masalah sebenarnya ada pada kekurangan air dan tempat tidur, sulitnya kita mendapatkan obat dan kekurangan alat kesehatan, jadi ini menyulitkan pasien,” katanya.

Selain itu, salah satu warga Jalan Nangka, Oebobo, mengaku pihak RSUD sejatinya memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat.

“Karena ini adalah kemanusiaan dan masalah kehidupan, kalau begini terus rumah sakit ini bisa saja menghasilkan orang yang terus sakit,” tambahnya.

Tak hanya itu saja, tambahnya lagi, keluarga juga sering dibebani untuk membeli obat, padahal sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Terkait dengan hal itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS) Kesehatan NTT, Frans Pareira, ketika ditemui media ini di ruangan kernya, Kamis (19/3/2015) mengaku, pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa lembaga swasta, termasuk pihak rumah sakit umum W.Z.Johannes Kupang terkait pelayanan dalam bidang kesehatan

Kendati demikian, Kepala BPJS NTT, Frans Pareira pun membenarkan masyarakat sering mengeluh soal ketersediaan alat kesehatan (Alkes, red) dan pelayanan obat di rumah sakit. Oleh karennya, dia berharap agar kedepan pihak rumah sakit tidak membebani masyarakat.

“Kami berharap pihak rumah sakit tidak membebani masyarakat, karena kami telah membangun kerja sama dengan rumah sakit di NTT, baik Rumah Sakit milik swasta maupun pemerintah. Sehingga harapan kita, pelayanan kesehatan di NTT semakin hari semakn baik,” pungkas Frans.

Meski demikian, Frans enggan menyebutkan rumah sakit mana saja yang dikeluhkan masyarakat. “Secara umum rumah sakit yang ada di NTT,” katanya.

Selain itu, Frans pun tetap berharap kerja sama tersebut, dapat direspons secara positif agar dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat NTT yang lebih baik. (semar)