Home / Populer / Konser Slank, Dispenda Kota Kupang Siap Polisikan Panitia

Konser Slank, Dispenda Kota Kupang Siap Polisikan Panitia

Bagikan Halaman ini

Share Button
slankSlank.

 

MORAL POLITIK – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Kupang berencana akan mempolisikan Panitia Penyelenggaran Konser Slank di Kota Kupang, yakni Yayasan BU”PPRE_NTT/Arisan Moderen. Rencana pelaporan itu menyusul pihak penyelenggara konser memalsukan stempel dari Dispenda pada karcis yang dijual kepada publik.

“Mereka (panitia red) memalsukan stempel dinas pada karcis yang dijual kepada publik,” kata Sekertaris Dispenda Kota Kupang, Johanis Hanli kepada moral-politik.com di ruang kerjanya, Rabu (29/4/2015).

Hanli mengatakan, pemalsuan stempel dilakukan panitia penyelenggara pada karcis yang dijual kepada publik. Sebelumya, rencana konser group musik Slank akan digelar pada 18 April lalu, dan ketua panitia, Vincent Mone membawa sebanyak 200 lembar karcis untuk dicap oleh dinas. Namun pada saat bersamaan panitia hanya siap membayar pajak untuk 100 karcis saja, sehingga dinas hanya mensahkan 100 karcis yang kemudian dibawa pulang oleh panitia. Konser yang dijadwalkan dilaksanakan pada 18 April tersebut, ternyata batal digelar.

Anehnya, kata Hanli, konser itu ternyata diulur dan dijawalkan dilaksanakan pada hari ini, Rabu (29/4/2015), dan sesuai penelusuran, dinas mendapatkan bukti bahwa panitia berhasil menjual sebanyak 4550 karcis yang semuanya berstempel dispenda, padahal dinas tidak pernah mengeluarkan stempel kepada pihak panitia, apalagi untuk tiket konser sebanyak 4550 buah.

Dijelaskan, pihaknya akan melaporkan penyelenggara Konser Slank ke aparat kepolisian, karena ada dugaan penggelapan pajak yang hendak dilakukan oleh penyelenggara dengan cara membuat stempel palsu Dispenda untuk digunakan sebagai bentuk legalitas tiket yang dijual ke calon penonton.

“Kita masih tunggu pak Kadis yang masih di luar daerah. Jadi rencananya pak kadis pulang baru akan dibuat laporan polisi untuk pemalsuan stempel,” jelasnya.

Baca Juga :  Percaya dirinya Hengky Kurniawan ingin nikahi Sonya

Pemalsuan stempel ini diketahui Dispenda Kota Kupang, setelah pada Senin (27/4/2015) saat pegawai Dispenda Kota Kupang melintasi Jalan El Tari, ditawarkan tiket konser oleh anggota panitia penyelenggara. Padahal sepengetahuan Dispenda Kota Kupang, belum pernah ada panitia penyelenggara konser yang membawa tiket ke Dispenda Kota Kupang untuk distempel sebelum dijual.

“Dispenda pernah mengeluarkan tiket yang dicap sebanyak 100 lembar. Tetapi itu tiket untuk konser tanggal 18 April 2015 yang batal. Jadi kemarin ada pegawai yang ditawarkan tiket untuk konser hari ini, pegawai kita kaget karena belum pernah ada tiket yang dicap disini,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Konser, Vincent Mone yang coba dihubungi media ini via handphone, tidak menjawab panggilan telephone berkali-kali ketika dihubungi. (Semar)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button