Home / Populer / 10 Tahanan Kabur, Bagaimana Posisi Sekuriti BNN?

10 Tahanan Kabur, Bagaimana Posisi Sekuriti BNN?

Bagikan Halaman ini

Share Button
bnnBeberapa tahanan BNN yang sempat kabur Maret lalu sudah berhasil ditangkap.

 

MORAL POLITIK – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Anang Iskandar mengatakan, ada penjaga tahanan BNN yang memiliki peran dalam kaburnya 10 tahanan pada Maret lalu. Anang pun mengatakan penjaga tersebut sudah diberikan sanksi.

“Yang jelas mereka lari karena ada yang membantu. Di antaranya penjaga tahanan dan sudah kita tindak,” ujar Anang di kantor BNN, Sabtu (9/5/2015).

Melansir kompas.com, menurut Deputi Bidang Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Deddy Fauzi, pihak yang telah membantu para tahanan kabur adalah sekuriti, yang sudah diberikan uang untuk membantu para tahanan melarikan diri.

Akan tetapi, Deddy memastikan bahwa sekuriti tersebut bukan berasal dari internal Bidang Pemberantasan BNN atau pegawai BNN. Deddy mengatakan, sekuriti tersebut hanya diperbantukan saja.

Terhadap sekuriti tersebut, kata Deddy, para tahanan telah menyuruh untuk menyiapkan sopir yang membantu mereka untuk kabur. Selain itu, mereka juga disuruh untuk membeli senjata.

“Ada yang menyiapkan sopirnya lalu ada juga dia yang belikan senjata. Kalau enggak salah senjata untuk membela diri si Dullah (Abdullah, salah satu tahanan), ada yang mencarikannya. Ya oknum juga yang mencarikannya,” ujar Deddy.

Selain orang yang membantu melarikan diri, ada pula orang yang membantu tahanan untuk bersembunyi. Deddy kembali memastikan orang-orang tersebut bukan berasal dari internal BNN.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional berhasil menangkap kembali sembilan dari 10 tahanan yang sempat melarikan diri dari BNN pada Maret lalu. Tidak hanya itu, BNN juga menangkap empat orang yang membantu para tahanan untuk melarikan diri.

“Hutang BNN sudah kita bayar, yang melarikan diri 10, alhamdulilah 9 sudah kita tangkap, yang membantu pun itu sudah kita tangkap,” pungkas Deddy. (vjb)

Baca Juga :  Jokowi Telepon Presiden Filipina Terkait WNI yang Disandera
Sumber: Kompas.com

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button