Home / Olahraga / Alasan Morata “Dingin” Usai Bobol Madrid

Alasan Morata “Dingin” Usai Bobol Madrid

Bagikan Halaman ini

Share Button
madridEkspresi penyerang Juventus, Alvaro Morata, seusai membobol gawang Real Madrid, pada pertandingan pertama semifinal Liga Champions, di Juventus Stadion, Selasa (5/5/2015).

 

MORAL POLITIK – Penyerang Juventus, Alvaro Morata, mengungkapkan alasan di balik sikapnya tidak melakukan selebrasi seusai membobol gawang Real Madrid, pada pertandingan pertama semifinal Liga Champions, di Stadion Juventus, Selasa malam atau Rabu (6/5/2015) dini hari WIB.

Si Nyonya Besar menang dengan skor 2-1 berkat gol Alvaro Morata (8′) dan penalti Carlos Tevez (58′). Adapun gol tunggal Madrid ditorehkan Cristiano Ronaldo (27′).

Pada menit kedelapan, Tevez menerima bola dari dalam kotak penalti lawan. Pemain asal Argentina tersebut melepaskan tembakan keras, tetapi Iker Casillas berhasil menepis bola.

Beruntung bagi Juve, Morata berdiri tepat di dekat tiang yang memungkinkannya menceploskan bola tanpa kesulitan.

Beruntung bagi Juve, Morata berdiri tepat di dekat tiang yang memungkinkannya tanpa kesulitan menceploskan bola. Setelah mencetak gol, Morata tidak menunjukkan ekspresi berlebihan. Apakah hal itu seolah menjadi pembuktian dia atas kesalahan Madrid, yang memutuskan untuk melepasnya?

Lantaran tak mendapatkan tempat di Madrid, Morata memilih hijrah ke Juventus pada 19 Juli 2014. Pemain berusia 22 tahun tersebut terikat kontrak selama lima tahun, dan Madrid memiliki opsi membeli Morata kembali. Namun, Morata membantah jika dikatakan bahwa selebrasi itu untuk menyindir Madrid yang melepasnya.

“(Pemain Madrid) masih menjadi temanku di luar lapangan. Pernyataanku (soal tidak membuktikan diri di Madrid) telah disalahartikan. Aku tidak pernah mengucapkan satu pun kata buruk soal Madrid,” kata Morata.

“Aku mengatakan bahwa aku tidak akan merayakan gol (saat melawan mereka). Aku berterima kasih kepada pelatih (Carlo Ancelotti) dan klub. Namun, aku bahagia di Juventus,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ini Alasan AFC Jatuhkan sanksi kepada Indonesia

Terkait soal kemenangan Juve, Morata menilai hal tersebut bukan sebuah keuntungan. Menurut dia, Juve harus tetap meraih kemenangan saat tampil di Santiago Bernabeu pada leg kedua, Rabu (13/5/2015).

“Aku bahagia Juventus menang. Namun, menyingkirkan Madrid adalah sesuatu yang sulit. Memenangi pertandingan pertama memang penting, tetapi kami tahu Madrid adalah tim yang lebih berbahaya di Stadion Santiago Bernabeu,” kata Morata.

“Kami tidak memegang keuntungan lebih dari Madrid. Mereka adalah tim besar, dan laga kedua bakal sangat sulit bagi kami,” sambungnya. (erny)

Sumber: kompas.com

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button