Home / Populer / Dandim 1624 Flores Timur: TNI Sahabat Masyarakat

Dandim 1624 Flores Timur: TNI Sahabat Masyarakat

Bagikan Halaman ini

Share Button
 Letkol Infantri Kusni, SIPDandim 1624 Flotim, Letkol Infantri Kusni.

 

 

MORAL POLITIK – Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai pelindung masyarakat selama ini sudah bekerja sama dengan masyarakat untuk memajukan Kabupaten Flores Timur. TNI bukan lagi instansi yang ditakuti, melainkan TNI adalah sahabat masyarakat. TNI memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat. Selain membantu, TNI juga terus melakukan perlindungan terhadap masyarakat. Itulah hal yang dilakukan selama ini oleh TNI Kodim 1624 Flores Timur.

Pimpinan Kodim 1624 Flotim, Letkol Infantri Kusni ketika ditemui di Markas Kodim 1624 mengatakan, ada banyak kegiatan TMMD yang dilakukan di beberapa wilayah, bahkan ada banyak hal yang dilakukan pihak TNI terhadap masyarakat Flores Timur.

“Hal ini sangat perlu kita lakukan agar masyarakat itu lebih merasa dekat sehingga andaikata ada persoalan, tentunya masyarakat juga akan lebih mendengar ketika kita mengambil langkah-langkah. Semua yang kita lakukan ini demi kenyamanan dan ketertiban. Ada banyak persoalan di Wilayah Flotim tetapi saat ini sudah lebih terkontrol. Banyak kegiatan kemasyarakatan yang mana pihak TNI selalu dilibatkan. Contohnya kegiatan membuka lahan pertanian untuk masyarakat petani di desa-desa, yakni di Desa Konga ada penanaman serentak, kegiatan ini sangat bagus untuk masyarakat bahkan lahan pertanian yang digarap ini melibatkan sekitar 400 orang lebih yang mengikuti kegiatan tanam serentak tersebut. Keterlibatan pihak TNI itu adalah sebagai bentuk dari pengabdian dirinya terhadap Kabupaten Flores Timur,” ungkap Kusni.

Kepala Komandan Satuan Kodim 1624 Letkol Infantry Kusni juga mengagumi Kadis Pertanian yang dengan susah payah membimbing dan membina para petani disetiap wilayah. Menurutnya, Kadis selalu aktif dalam memberi pendampingan terhadap masyarakat petani, bahkan setiap kali kegiatan pihak TNI juga selalu dilibatkan. Dalam tahun 2015 ini, TNI sudah lakukaan penanaman di wilayah solor yakni padi, jagung dan kedelai. Sehingga kedepan TNI akan minta agar lahan tidur yang belum dibuka itu bisa dimanfaatkan untuk untuk menanam.
Ditanya soal jumlah personil satuan Kodim, Kusni menjelaskan bahwa, jumlah personil sudah tersebar di tiga pulau yakni Solor, Adonara dan Lembata sementara di daratan Flores hanya dua Koramil yakni Koramil Kota Larantuka dengan Koramil Boru. Total Koramil di daratan Flores ada 7 Koramil yakni di Wilayah Kabupaten Lembata ada 3 Koramil, dan di Flores Timur ada 4 Koramil.

Baca Juga :  Anas mulai buka-bukaan ke KPK

“Memang kita masih mengalami kekurangan personil karena TNI hanya punya 145 personil yang tersebar di beberapa tempat. Yang menjadi persoalan adalah jangkauan wilayah-wilayah konflik persoalan itu kita hanya bisa menempatkan 2 petugas untuk meng-cover tugas di wilayah kecamatan itu. Jika mau dilihat wilayah kita cukup luas sehingga jangkauan operasi kita masih terbatas karena personil kita juga masih sedikit. Namun dengan keterbatasan ini kita tidak mugkin menyerah. Ada banyak langkah yang kita ciptakan untuk mengantisipasi keamanan wilayah-wilayah yang rawan. Strategi ini harus kita gunakan karena setiap kali ada persoalan tentu Kodim tetap terlibat untuk ikut menertibkan masalah-masalah yang timbul di wilayah-wilayah, dan itu sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membantu mengatasi kesulitan–kesulitan yang dihadapi masyarakat,” ujar dia.

Ia mengatakan bahwa TNI harus memahami lingkungan kompleks sekitar apalagi di wilayah Flores Timur yang kalau ada konflik. Jelas harus taruhanya nyawa, namun ia tetap berbesar hati karena inilah tugas TNI adalah sebagai Abdi Negara. TNI tentunya harus bisa mengatasi semua persoalan. “Prinsip saya, menjalankan tugas adalah harus bisa menyelesaikan persoalan, mungkin ada juga kekurangan kita yang kita belum sempat tutupi tetapi ada maslah-masalah yang bukan menjadi leading sector TNI, karena ada maslah yang bukan menjadi Domain TNI, misalnya masalah-masalah pemerintah yang seharusnya diselesaikan oleh Pemerintah Daerah,” pungkas. Kepala Satuan Kodim 1624 kelahiran Blura 30 April 1974 ini. (Semar)

Pencarian Terkait:

  • kusni tni

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button