Home / Populer / DPRD Kota Kupang Desak Pemkot Isi Jabatan Lowong

DPRD Kota Kupang Desak Pemkot Isi Jabatan Lowong

Bagikan Halaman ini

Share Button
seto1Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat. (Foto: Ist)

 
MORAL POLITIK – Komisi I DPRD Kota Kupang, desak Pemerintah Kota Kupang agar segera mengisi jabatan di SKPD maupun Bagian yang masih lowong. Pasalnya, dalam dua tahun terakhir, masih banyak jabatan, terutama eselon III dan IV yang lowong

“Selama tahun 2014-2015, masih ada beberapa jabatan yang lowong di SKPD termasuk BKD yang masih ada tiga jabatan kepala bidang yang kosong. Komisi mengharapkan agar jabatan yang lowong segera diisi dalam mutasi kali ini,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli kepada moral-politik.com di Kantor DPRD, Senin (4/5/2015).

Dia mengaku, dalam proses pelayanan di BKD, jabatan Kabid masih lowong masih bisa ditangani oleh Kabag, tetapi tidak boleh dibiarkan terlalu lama, karena jabatan yang lowong ini dibiarkan lowong hingga mutasi berikut dilakukan tidak diisi maka akan menjadi pertanyaan ada apa di balik semua ini.

“Jabatan yang lowong ini tidak hanya pada BKD tetapi kemungkinan di SKPD lainnya juga masih ada jabatan yang lowong yang harus segera diisi dalam mutasi kali,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat mengatakan, demi lancarnya proses pelayanan di dalam birokrasi pemerintahan tentunya maka komisi mengharapkan semuanya berjalan dengan baik. Tetapi dengan masih adanya jabatan eselon III dan eselon IV yang lowong maka pemerintah perlu mengisinya sehingga pelayanan tidak terbebani pada satu orang yang menjabat pada SKPD atau bagian tersebut.

“Kita ketahui di tahun 2015 telah dilakukan mutasi dua kali. Untuk mutasi kali ini, kami mengharapkan Baperjakat dapat melihat jabatan lowong tersebut untuk segera isi,” katanya.

Dia mengaku, dalam proses pengisian jabatan adalah hak preogratif Walikota, tetapi dalam penempatan jabatan yang lowong agar ditempati orang yang mahir sesuai tugas dan jabatanya.

Baca Juga :  Akhirnya Kejaksaan Agung Tahan 68 Tersangka Korupsi

“Memang cukup banyak sekali pejabat, tetapi dalam penempatan pejabat pada jabatan yang lowong harus tepat sehingga tidak mempengaruhi roda pemerintahan,” pungkas Zeyto. (Nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button