Home / Populer / DPRD NTT Larang Publikasikan Hasil Rapat, Ini Reaksi Tokoh Pemuda

DPRD NTT Larang Publikasikan Hasil Rapat, Ini Reaksi Tokoh Pemuda

Bagikan Halaman ini

Share Button
mpKetua DPRD NTT Anwar Pua Geno. (Foto: Ist)

 

MORAL POLITIK – Keputusan Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno yang menghadirkan 43 orang anggota DPRD, Rabu (6/5/2015) beberapa hari yang lalu, sempat diwarnai aksi protes dari beberapa orang anggota DPRD.

Pasalnya, keterangan Anwar Pua Geno terkait tata tertib, khususnya pada Pasal 4 point D, dirinya menawarkan rumusan agar anggota DPRD NTT dilarang memberikan informasi yang menurut sifatnya rahasia kepada masyarakat sesuai ketentuan perundang-undangan. Sedangkan dalam poin E, DPRD dilarang memberikan keterangan atau pernyataan kepada publik melalui media massa cetak maupun elektronik atau media sosial lainnya, yang bertentangan dengan keputusan rapat yang tidak dihadirinya secara penuh, dan atau tidak dihadiri oleh anggota dewan yang memberi komentar.

Kaharudin, salah satu tokoh pemuda di NTT sangat kesal mendengar adanya larangan untuk memberikan informasi rapat melalui facebook yang diberitakan oleh kompas.com atas pernyataan Anggota DPRD NTT Viktor Lerik. Pasalnya, katanya, dengan menggelar forum rapat yang dihadiri pimpinan dan anggota dengan agenda pembahasan terkait tata tertib berupa larangan bagi anggota DPRD untuk memberikan keterangan rahasia atau pernyataan yang bertentangan dengan keputusan rapat, yang tidak dihadirinya secara penuh oleh anggota DPRD kepada publik melalui media massa dan media sosial, seperti Facebook dan Twitter.

“Hasil rapat itu harus disosialisasikan melalui media supaya masyarakat tau kinerja Anggota Dewan yang dipilih oleh rakyat,” tambahnya dengan nada kesal. (Semar)

 

 

 

 

Baca Juga :  DPRD Kota Kediri kunjungan kerja di Kota Kupang

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button