Home / Populer / Dulu Malu, Kenapa Jokowi Kembali Buka Impor Beras?

Dulu Malu, Kenapa Jokowi Kembali Buka Impor Beras?

Bagikan Halaman ini

Share Button
duluCalon Presiden Joko Widodo menyampaikan visi misinya terkait ekonomi bangsa dalam acara debat Capres sesi II di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu (15/6/2014).

MORAL POLITIK – Pemerintah kini tengah melakukan persiapan untuk melakukan impor beras. Padahal, Presiden Joko Widodo kerap mengungkit perasaan malunya saat dia ditanya Presiden Vietnam untuk membeli beras dari negara itu.

Jokowi pun berjanji akan membuat Indonesia swasembada beras. Lalu, apa alasan Jokowi kini membuka keran impor lagi?

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menyatakan, Presiden memang berniat untuk tidak melakukan impor beras. Namun, saat ini, kondisi mengharuskan impor dilakukan.

“Sekarang, kondisinya beras dikuasai pedagang yang tentukan harga. Di situlah kita akan melakukan stabilitas,” ujar Rachmat seusai rapat bersama Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Gedung Bina Graha, Kamis (7/5/2015).

Sementara itu, Luhut mengungkapkan, pernyataan Presiden Jokowi adalah target yang harus dicapai. Namun, mencapai target itu tidak mudah. (Baca: Akhirnya, Pemerintah Akan Impor Beras)

“Harus swasembada tak semudah membalik telapak tangan. Nah, Menteri Pertanian saya kira sudah ada programnya. Kita lihat hampir pasti kalau tiga tahun ke depan kita tak usah impor lagi,” katanya.

Cerita Jokowi

Apabila melakukan blusukan dan bertemu petani, Presiden Jokowi tak pernah lupa menceritakan soal percakapannya dengan Presiden Vietnam Truong Tan Sang saat pelaksanaan APEC di Beijing, Tiongkok, beberapa waktu lalu.

“Saya malu saat bertemu Presiden Vietnam satu bulan lalu. Baru bertemu dia, ditanya apa coba? ‘Presiden Jokowi, beli beras dari saya lagi kapan?’ Coba, malu ndak?” kata Jokowi di hadapan para petani Kecamatan Bojong Jaya, Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12/2014).

Baca Juga :  Cinta anak beda kasta bikin Ibunya di arak bugil

Jokowi pun merasa sangat dilukai harga dirinya. Menurut dia, Indonesia sebagai negara agraris sudah seharusnya bisa berdaulat di sektor pangan.

“Kita tidak mau negara kita impor beras lagi dari luar!” ucap dia. (Baca: Jokowi: Saya Malu Ketemu Presiden Vietnam, Ditanya Kapan Beli Beras Lagi?)

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengakui impor beras yang dilakukan Indonesia saat ini lantaran tak pernah ada perbaikan di sektor irigasi. Selama 15 tahun, sebut Jokowi, Pemerintah Indonesia tak pernah membangun waduk baru.

“Insya Allah dengan perbaikan irigasi, pembangunan waduk, target saya ke Mentan, tiga tahun harus bisa swasembada. Tadi saya dibisiki Pak Mentan, katanya sebelum tiga tahun bisa,” ucap dia. (vjb)

Sumber: kompas.com

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button