Home / Populer / Frans Lebu Raya: Mutu Guru Jadi Prioritas Majukan Pendidikan di NTT

Frans Lebu Raya: Mutu Guru Jadi Prioritas Majukan Pendidikan di NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
mutu(Kiri) Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya, dan Kepala Dinas Pendidikan NTT Piter Manuk (kanan). (Foto: Semar)

 

MORAL POLITIK – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu langkah yang akan diambil adalah meningkatkan kualifikasi pendidikan bagi para guru di NTT.

“Sesuai standar yang ada, minimal guru yang mengajar di sekolah-sekolah, harus mempunyai kualifikasi pendidikan standar Strata I (SI). Namun dari total sebanyak 97.664 guru yang ada, terdapat sebanyak 36,81 persen yang masih berijasah di bawah S1/D4,” kata Gubernur NTT, Frans Lebu Raya kepada wartawan saat digelar Jumpa Pers dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di rumah jabatan Gubernur NTT, Sabtu (02/05/2015).

Dia mengatakan, upaya penyetaraan terus dilakukan oleh pemerintah Provinsi NTT bersama 22 pemerintah kabupaten/kota. Penyetaraan dilakukan dari desa-desa terpencil, dan semuanya dilakukan secara bertahap lewat dana APBD. Selain itu, tambahnya, pemerintah provinsi juga melakukan upaya dengan meminta bantuan dana pusat agar jumlah guru yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan bisa disetarakan.

“Sebelumnya, saya bersama Kepala Dinas Pendidikan NTT, sudah menghadap Menteri Pendidikan untuk menyampaikan masalah kualifikasi pendidikan guru di NTT. Menteri Pendidikan sempat kaget ketika kami utarakan permasalahan yang ada, sehingga pemerintah pusat berjanji akan memberikan bantuan peningkatan taraf pendidikan bagi para guru di NTT,” katanya.

Selain berupaya untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan bagi para guru, tambahnya, pemerintah juga tengah melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah perbatasan dan desa terpencil di NTT. Upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan insentif bagi para tenaga guru yang mengajar di wilayah perbatasan dan terpencil. Insentif tambahan bertujuan untuk menunjang operasional dan kesejahteraan bagi para guru yang mengajar ditempat terpencil.

Baca Juga :  Walau Demokrat berubah, Gerindra Tetap Dukung Pilkada Via DPRD

“Upaya-upaya itu terus dilakukan untuk meningkatkan pendidikan. Diharapkan dengan upaya-upaya itu semua, masyarakat dapat mengakses pendidikan dengan baik dan mutu pendidikan di provinsi ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkas Frans Lebu Raya. (Nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button