Home / Populer / Inilah Hasil Sidak DPRD Kota Kupang ke Puskesmas Oepoi

Inilah Hasil Sidak DPRD Kota Kupang ke Puskesmas Oepoi

Bagikan Halaman ini

Share Button
oepoi_6_20120703_1191375384Puskesmas Oepoi (Sumber: www.dinkes-kotakupang.web.id)

 

 

MORAL POLITIK – Dari hasil Sidak Komisi IV DPRF Kota Kupang, ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Oepoi, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dalam rangka mengawasi kondisi pelayanan kesehatan oleh pemerintah terhadap masyarakat Kota Kupang, ditemukan sejumlah persoalan krusial yang butuh penanganan pemerintah.

Kepada moral-politik.com usai melakukan Sidak di Puskesmas Oepoi, Selasa (13/5/2015), Anggota Komisi Empat DPRD Kota Kupang, Yuventus Tukung mengatakan, hasil Sidak yang dilakukan oleh Komisi di Puskesmas Oepoi, ditemukan adanya beberapa persoalan yang terjadi menyangkut pelayanan puskesmas, kondisi infrastruktur puskesmas, dan adanya penempatan petugas di puskesmas yang dinilai tidak sesuai aturan yang berlaku.
Menurut Yuven Tukung, beberapa saat lalu pemerintah kota kupang telah memindahkan sebanyak Delapan tenaga kesehatan dari puskesmas oepoi untuk ditempatkan ke brigade kupang sehat, atau BKS dan rumah sakit, atau RS S.K. Lerik. Namun pemindahan tersebut tidak diikuti dengan penambahan tenaga kesehatan yang baru, tetapi diisi dengan sejumlah tenaga administrasi yang mengakibatkan berkurangnya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di Puskesmas Oepoi.

Selain itu, katanya, penempatan tenaga administrasi juga dinilai dilakukan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, karena sesuai masa lapor diri oleh para tenaga administrasi tersebut, mereka baru bekerja semenjak tanggal 23 Apil lalu sedangkan surat keputusan, atau SK kerja mereka sudah ada semenjak tanggal 1 Januari 2015.

Juven Tukung juga mengaku, Komisi IV DPRD Kota Kupang sangat menyayangkan kondisi fisik bangunan dan sarana prasarana yang dimiliki puskesmas oepoi, karena selain kondisi fisik yang tidak menunjang keamanan obat dan kenyamanan dalam aktivitas pengobatan, fasilitas seperti kursi dan meja juga dinilai masih sangat kurang dan ada yang terbuat dari bahan kayu bekas.

Baca Juga :  Partai Demokrat mengapresiasi hari Natal kepada umat Kristiani

Terkait kondisi fisik bangunan, Juven menjelaskan, ruangan tindakan, atau ruangan bedah serta ruangan tempat penyimpanan obat-obatan yang dimiliki puskesmas oepoi, sampai saat ini tidak ditunjang dengan adanya fentilasi udara, sehingga kedua ruangan itu menjadi sangat pengap dan bisa berpengaruh pada kualitas obat, yakni bertumbuhnya jamur pada obat yang disimpan.

Oleh karena itu, dirinya berharap, Pemerintah Kota Kupang dapat segera membenahi kekurangan-kekurangan yang ada di Puskesmas Oepoi, baik kekurangan jumlah tenaga kesehatan, kekurangan pada kondisi fisik bangunan dan fasilitas yang dimiliki, serta memberi penjelasan proses penempatan sejumlah tenaga honorer yang dinilai tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. (Nyongky)

Pencarian Terkait:

  • Tenaga kesehatan di puskesmas oepoi

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button