Home / Populer / Jika Andre Koreh dan Veki Lerik Duduk Semeja…

Jika Andre Koreh dan Veki Lerik Duduk Semeja…

Bagikan Halaman ini

Share Button
andre-vekyAndre Koreh (kiri), dan Veki Lerik (kanan). (Foto Ilustrasi: JN)

 

 

MORAL POLITIK – Inilah kelanjutan dari wawancara tertulis moral-politik.com dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ir. Andre Koreh, MT.

Tanya:

Provinsi Nusa Tenggara Timur membutuhkan sinergitas semua komponen masyarakat untuk membedah sejumlah persoalan penghambat lajunya roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan. Oleh karena itu, damai dalam rangka kebersamaan menjadi prasyarat utama. Apakah Anda sempat berpikir untuk duduk semeja dengan Veki Lerik dalam rangka rekonsiliasi visi misi dan implementasi pelbagai kebijakan pembangunan?

Jawab:

Soal berpikir untuk duduk semeja dengan Veki Lerik dalam rangka rekonsiliasi visi misi dan implementasi pelbagai kebijakan pembangunan, dapat kami jelaskan sebagai berikut:

• Secara kedinasan, Dinas PU adalah mintra Komisi IV DPRD dimana Sdr. Veki Lerik berada. Rekonsiliasi visi misi dan implementasi pelbagai kebijakan pembangunan, menurut kami penting dilakukan, namun tidak harus di forum khusus. Kedepan kita akan tetap semeja, dan kami berharap pada forum-forum resmi, pada rapat-rapat komisi dengan SKPD jika ada hal yang perlu didiskusikan dan membutuhkan penjelasan, maka disitulah kita dapat berdiskusi, bahkan beradu argument untuk menemukan pemahaman yang sama.

• Kami sangat menyayangkan apabila pada forum-forum resmi pertemuan DPRD dengan Mitra Kerja (SKPD), Sdr. Veki Lerik tidak pernah mengungkapkan pikiran yang berbeda, semua penjelasan yang kami sampaikan dapat beliau terima, bahkan secara resmi menyampaikan apresiasi, namun berbeda dengan yang diungkapkan di media social.

• Pada kesempatan ini, kami juga ingin menegaskan bahwa jika dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kami, kami senantiasa berusaha untuk menjalankan ketentuan yang berlaku itu bukan berarti bahwa kami ini “malaekat” sebagai mana yang selalu diungkapkan oleh Sdr. Veki Lerik di media sosial, tetapi kami juga bukan “setan” yang selalu distigmakan berbagai pihak. Kami hanya berusaha menjalankan tugas dengan penuh kehati-hatian, dengan kecermatan yang tinggi agar terhindar dari kesalahan elementer yang dapat merugikan kami baik secara pribadi maupun secara institusional. Dengan demikian kedepan kami berharap agar publik yang ikut membantu kami untuk memantau pekerjaan sebagai bagian dari control social. (vjb)

Baca Juga :  Mei ini kesempatan kompetitor rusakkan citra Prabowo
Habis.

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button