Home / Populer / Jonas Salean diminta bangun SMP dan SMA di Labat

Jonas Salean diminta bangun SMP dan SMA di Labat

Bagikan Halaman ini

Share Button
SMK 1 (4)Wali Kota Kupang Jonas Salean (kanan) mendampingi Gubernur NTT Frans Lebu Raya (kiri) untuk melihat para siswa mengikuti ujian nasional di SMA 1 Kupang. (Foto: Semar)

 

MORAL POLITIK – Komisi Pendidikan Jemaat (KPJ) GMIT Alfa Omega Labat, Kota Kupang, sepakat mengusulkan kepada pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Wali Kota Kupang, Jonas Salean, untuk membangun sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sebuak Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah tersebut.

Demikian dikatakan salah satu anggota komisi Pendidikan Jemaat (KPJ) GMIT Labat, Hendrik Nesimnasi kepada moral-politik.com, usai melakukan pertemuan dengan Ketua DPRD Kota Kupang, Jeskial Loudoe, Senin (4/5/2015) yang lalu.

Menurutnya, niat KPJ GMIT Labat untuk membangun SMP dan SMA karena penduduk di wilayah itu sudah sangat padat. Bagi warga sekitar yang ingin bersekolah harus menempuh jalan kiloan meter untuk sampai sekolah. Selain ketiadaan kendaraan umum yang melintasi wilayah tersebut, menyebabkan kebanyakan warga Kelurahan Bakunase II dan Labat, sering kesulitan melakukan aktifitas pagi, baik untuk bersekolah dan aktifitas lainnya.

Terhadap permasalahan itu, katanya, sesuai hasil rapat Komisi Jemaat, disepakati bersama agar di wilayah tersebut dibangun sekolah.

“Kami sudah melakukan penjajakan untuk pembangunan sekolah. Awalnya kami melakukan pendekatan awal untuk lahan. Keluarga Nisnoni yang memiliki lahan seluas 1 hektar lebih di depan Gereja Alfa Omega sudah menyatakan kesediaannya memberikan lahan, walaupun tidak gratis. Selain itu, saya sudah menemui Ketua DPRD Kota Kupang Jeskial Loudoe, dan beliau sudah menyatakan dukungannya kepada kami, sehingga besok, kami akan melakukan audiens dengan dinas PPO untuk membahas rencana pembangunan itu,” tambahnya.

Menurutnya, dengan mendapat respon positif dari pihak DPRD, dirinya berharap agar pembangunan sekolah itu dapat terjadi. Jika memang terjadi maka, mimpi besar dari warga Labat dan Bakunase II, bisa terjawab.

Baca Juga :  Siapa Sesungguhnya Artis Inisial TM?

“Itu merupakan mimpi terbesar kami. Mudah-mudahan keinginan kami dapat terealisir, jika pemerintah menyetujuinya,” katanya menambahkan.

Sementara itu ketua DPRD Kota Kupang, Jeskial Loudoe yang dimintai tanggapannya soal rencana KPJ Alfa Omega Labat, mengaku setuju dengan rencana tersebut karena jumlah penduduk di wilayah tersebut sudah sangat padat sehingga butuh dibangun sekolah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat diwilayah itu biasanya kesulitan melakukan aktifitas sekolah, karena jangkauan sekolah terdekat cukup jauh.

Sebagai ketua DPRD saya mendukung niat masyarakat. Namun sebelumnya saya meminta mereka (warga sekitar) untuk mempersiapkan lahan terlebih dahulu. Jika lahan sudah disiapkan kami tinggal melakukan koordinasi dengan pemerintah. Saya yakin walikota kupang akan setuju dengan rencana tersebut. Walikota kupang yang sekarang punya kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat, sehingga saya yakin rencana tersebut bakal disetujui asal lahan tidak bermasalah lagi,” katanya.

“Mendukukung. Jumlah penduduk sudah sangat padat sehingga butuh sekolah untuk mendekatkan pelayanan bagi masyarakat. Memeang keberadaan sekolah sangta dibutuhkan lahan harus dibicarakan terlebih dahulu.. Pendekaytan terlebih dahulu dengan keluarga Nisnoni. Saya pikir pasti pemerintah mendukung,” pungkas dia. (Nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button