Home / Populer / Jurus Frans Lebu Raya tingkatkan Produktivitas Sektor Pertanian di NTT

Jurus Frans Lebu Raya tingkatkan Produktivitas Sektor Pertanian di NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
SMAN 3Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya didampingi Wali Kota Kupang Jonas Salean dan rombongan memantau jalannya Ujian Nasional di SMA 3 Kupang. (Foto: Semar)

 

MORAL POLITIK – Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengatakan, untuk meningkatkan produksi dan produktivitas sektor pertanian, diperlukan kebijakan yang pro pada pertanian.

“Potensi perekonomian harus dikelola secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai lokal di tengah gempuran tekhnologi yang membawa pengaruh negatif terhadap lingkungan,” katanya, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Pengendalian Produktivitas Sumber Daya Alam dan Ketahanan Pangan Daerah Tingkat Provinsi NTT, di Hotel Pelangi Kupang, Jumat (8/5/2015).

Rakor ini memiliki fungsi strategis, tambahnya, sebab NTT memiliki potensi sumber daya alam yang memadai. Karena itu dibuthkan infrastruktur pendukung dan sumber daya manusia yang juga memadai untuk mengelolanya.

“Pertemuan ini harus bisa menghasilkan kerja sama, koordinasi, sinkronisasi dan harmonisasi antara berbagai stakeholder sesuai fungsi dan tanggung jawabnya,” tambahnya.

Dalam rakor ini dihadiri oleh Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT, Kaban BLHD Provinsi NTT, pejabat yang mewakili Bupati/Wali Kota se-NT, para anggota DPRD Kabupaten/Kota yang membidangi ekonomi, serta utusasn SKPD yang membidangi kemakmuran lingkup pemerintah Provinsi NTT.

Sedangkan Deputi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup BAPPENAS, Dr. Endang Murningtyas dalam pemaparannya tentang Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup untuk Pembanguna NTT Berkelanjutan menjelaskan, ada pilihan dan potensi untuk membangun NTT yaitu sektor pertambangan, komoditas pertanian dan pengolahannya serta sektor Pariwisata ekologis dan budaya. Khusus untuk pertambangan, lanjut Endang, sangat riskan dan sensitive dengan isu lingkungan hidup.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakor, Septory Simon Swarday mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menggalang komitmen dan sinergisitas pemerintah baik tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota maupun pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Tekat Pemerintah Provinsi NTT. (Semar)

Baca Juga :  Politik jujur dan adil diukur dari intelektual politisi

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button