Home / Populer / Kencan dengan Bebby, si gadis cantik penjual makanan

Kencan dengan Bebby, si gadis cantik penjual makanan

Bagikan Halaman ini

Share Button
bebBebby Tanggela. (Foto: Semar)

 

MORAL POLITIK – Banyak hal baru yang terjadi di Kota Kupang, seperti yang terjadi pada Bebby Tanggela. Dirinya mengaku kepada moral-politik.com, awalnya saya bingung dengan penjualan nasi babi ini, karena banyaknya bayangan yang terlintas di pikiran saya tentang makanan yang satu ini.

Apalagi, tambahnya, mendengar namanya sudah tidak lazim lagi. Akhirnya, setelah diajak orang tua jangan malu menjadi seorang penjual nasi, yang penting jangan mencuri, dan kebetulan juga orang tuanya dapat bantuan dari Mentri Perdagangan, sehingga dia tetap menjual nasi untuk membantu membiayai uang sekolah.

Lain halnya dengan Bebby, gadis penjual nasi juga berada di belakang kantor DPRD NTT. Dia seorang pedagang makanan di tempat itu yang menenteng makanan dengan harapan ada yang mau membeli dagangannya yang bertempat di depan Dempom atau di jalan Polisi Militer Kupang.

Setiap hari, Bebby menjual berbagai jenis makanan untuk sarapan atau camilan sebelum jam makan siang tiba, di antaranya kue, nasi babi, nasi telur, nasi ayam, nasi tahu, dan lainnya.

Tanpa lelah, Bebby tetap aktif menjual makanannya di kafe My Bebby yang beralamat tak jau dari kantor Dempom. Makanan-makan itu tidak dibuatnya sendiri. Dia hanya mengambil makanan dari ibunya lalu menjual. Satu bungkus makanan nasi babi dia jual seharga Rp 20. 000. “Dalam sehari kalau habis semua bisa dapat dua ratus sampai tiga ratus ribu rupiah” katanya.

Bebby mengisahkan juga bahwa usahanya ini sudah berjalan hampir satu bulan. Gadis cantik penjualan nasi ini rela setiap hari menjual makanan demi membantu ekonomi keluarganya yang sangat pas-pasan. Maklum saja, orang tua bekerja sebagai buruh bangunan yang tak menentu penghasilannya.

Baca Juga :  Keinginan Ahok soal pengerjaan transportasi monorel

“Kalau hanya mengandalkan penghasilan orang tua, tak cukup untuk biaya makan, kebutuhan rumah, sekolah, dan jajan di sekolah nanti. Makanya saya bekerja supaya bisa bantu bapak/ibu cari uang,” tambahnya.

Terlebih, Bebby memiliki cita-cita untuk kuliah di Undana Kupang. Saat ini, Bebby masih duduk di SMK Nusantara kelas tiga. Dirinya mengaku sedikit galau karena berjualan sembari menanti pengumuman hasil ujian pada tanggal 18 mendatang. “Saya sangat berharap saya bisa sekolah setinggi-tingginya agar nasib saya lebih baik, sehingga bisa dapat pekerjaan yang layak juga,” pungkas sosok berambut air dan berkulit putih bersih ini. (Semar)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button