Home / Populer / Marten Tafui: Benny Litelnoni dan Paul Melah Harus Jadi Tersangka

Marten Tafui: Benny Litelnoni dan Paul Melah Harus Jadi Tersangka

Bagikan Halaman ini

Share Button
wagub2Benny Litelnoni (tengah)

 

 

MORAL POLTIK – “Mantan Wakil Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Benny Litelnoni, harus menjadi tersangka. Pasalanya kasus ini sudah menyeret dua tersangka, gara-gara pemberian memo yang menyebabkan dana Bansos TTS Tahun 2009 dan 2010 cair, yakni Mathen Tafui dan Yeni Oematan. Padahal memo tersebut yang di keluarakan oleh bupati Paul Mella dan wakil bupati Benny Litelnoni seharusnya menjadi tersangka karena keduanya penyelenggara dan sama-sama bertanggung jawab, akhirnya hanya saya dengan Yeni Oematan yang menjadi sasaran,“ kata Marten Tafui saat persidangan lanjutan di depan Majelis Hakim pengadilan tindak pidana korupsi di pengadilan kupang dengan agenda pemeriksaan terdakwa, Senin (18/5/2015).

Dalam persidangan itu yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Ida Bagus Dwiyantara, Ansori dan Jult Lumban Gaol, didampingi oleh Penasihat hukumnya, Benny Rafael, Liven Rafael, Errich Mamoh dan Freddy Djaha, serta tiga orang JPU, yakni Gerry Gultom, Khusnul Fuad dan Sumariartha.

“Pemberi memo yang menyebabkan dana Bansos TTS Tahun 2009 dan 2010 cair, yakni mantan Wakil Bupati TTS, Benny Litelnoni, harus menjadi tersangka. Kasus ini sudah menyeret dua tersangka, yaitu Mathen Tafui dan Yeni Oematan. Oleh karena itu, Bupati Paul Mella dan Benny Litelnoni harus menjadi tersangka karena keduanya penyelenggara dan sama-sama bertanggung jawab,” ujar terdakwa Mathen Tafui saat persidangan.

Selain itu, bebrnya, terkait kasus Bansos TTS, sebenarnya dari Tahun 2006 – 2013, tetapi anehnya yang dipersoalkan hanya 2009 dan 2010 dengan mengeluarkan 47 memo untuk pencairan dana bantuan keuangan dan bantuan modal pemberian pinjaman modal usaha kepada koperasi dan UKM, serta hibah tahun 2010 di Kabupaten TTS. Dugaan korupsi dana Bansos tersebut sebesar Rp 170 Juta dari anggaran Bansos Rp 4,3 Miliar.

Baca Juga :  Italia terancam terpecah, Venesia ingin merdeka

“Agar Kejari Soe segera menetapkan kedua orang pejabat tersebut sebagai tersangka, karena mereka yang menguarkan memo tersebut,“ pungkas Marten Tafui. (Semar)

 

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button