Home / Populer / NTT Dapat Kado Bendungan Besar dari Kementerian PU

NTT Dapat Kado Bendungan Besar dari Kementerian PU

Bagikan Halaman ini

Share Button
manuKepala Balai Wilayah Sungai NTT II, Charisal Manu mendampingi Dirjen Sumber Daya Air di Bendungan Raknamo, Kabupaten Kupang, Kamis (28/5/2015). (Foto: Semar)

 

 

MORAL POLITIK – Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara (NTT) II, Charisal Manu seakan mendapat energi baru dengan kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum (PU), yang diwakili oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Mudjiadi.

Pantauan langsung moral-politik.com dalam kunjungan kerja ke Bendungan Raknamo, Kabupaten Kupang, Kamis (28/5/2015), senyum selalu menghiasi wajah Charisal Manu.

Bisa dimengerti oleh karena perjuangan panjangnya untuk membangun Bendungan Kolhua di Kota Kupang, hingga detik ini belum mendapat restu dari DPRD Kota Kupang dan sejumlah tokoh masyarakat di Kolhua.

pu1

Senyum itu semakin lebar manakala Mudjiadi menuturkan tentang kepeduliannya terhadap kendala pembangunan yang dihadapi oleh pemerintah Provinsi NTT, yaitu masalah air.

“Berbagai kendala dalam pembangunan di NTT banyak ditemui. Salah satu kendala yang dihadapi adalah masalah air. Oleh karena itu, NTT kembali mendapat perhatian dari Pemerintah yang siap membangun bendungan setiap tahun,” katanya lebih lanjut.

pu6

Seyogyanya bukan hanya Charisal Manu yang boleh sumringah, tetapi seluruh masyarakat NTT, manakala mendengar pernyataan Mudjiadi berikut ini.   “Pihak Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air akan membangun bendungan setiap tahunnya di NTT. Namun untuk tahun 2015, hal ini tidak terpenuhi karena fokus pembangunan ditujukan pada dua bendungan yakni Raknamo dan Rotiklot. Provinsi NTT ini masih kekurangan air, sehingga Pemerintah Pusat fokus membangun bendungan di NTT. Seperti tahun sebelumnya, bendungan pada tahun ini memang sedkit berkurang, karena kita lagi fokus bangun dua bendungan di NTT. Untuk target, kita mau agar bisa dibangun enam buah bendungan,” kata dia.

Baca Juga :  FKUB Kabupaten Kupang Diketuai Pdt. Daniel Nenotek

pu3

Malah, Mudjiadi menambahkan, pembangunan bendungan akan terus ditingkatkan setiap tahun, sehingga tanaman petani tidak mengalami kekeringan.

“Untuk meningkatkan dan menampung air lebih banyak, lanjutnya, lima tahun kedepan pihaknya akan dibangun enam bendungan di Provinsi NTT. Tujuannya adalah agar kapasitas air untuk para petani di NTT dapat terpenuhi dengan baik dan benar,” pungkasnya. (semar/vjb)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button