Home / Populer / Pelecehan Seksual Pengungsi Bangladesh Terhadap Relawan Wanita di Aceh

Pelecehan Seksual Pengungsi Bangladesh Terhadap Relawan Wanita di Aceh

Bagikan Halaman ini

Share Button
bangladesPara pengungsi Bangladesh di kamp pengungsian Kuala Langsa, Aceh, Sabtu, 16 Mei 2015. (Foto: rappler.com)

 

 

MORAL POLITIK – Bersamaan dengan datangnya para pengungsi etnis Rohingya dari Myanmar ke negara Indonesia, datang pula kelompok pengungsi lain berasal dari negara Bangladesh. Kedua kelompok pengungsi mempunyai alasan yang berbeda keluar dari negerinya. Pengungsi Rohingya keluar dari Myanmar dikarenakan penganiayaan dan pembantaian yang dilakukan oleh kelompok Buddha garis keras yang ada di Myanmar. Sedangkan Pengungsi dari Bangladesh keluar dari negaranya karena ingin mencari penghidupan yang lebih nyaman, karena motif ekonomi. Bukan karena terpaksa keluar dari negerinya.

Berkenaan dengan pengungsi yang saat ini berada di kamp pengungsian di Pelabuhan Kuala Langsa Aceh, terjadi perilaku pengungsi dari Bangladesh yang mulai membuat kesal para relawan dan masyarakat Aceh.

Sebagaimana disampaikan oleh warga kota Langsa, Kafayeddin kepada Islampos, para pengungsi asal Bangladesh mulai berperangai buruk pasca pemulihan kondisi kesehatan mereka. Suka berperilaku usil kepada para wanita pekerja sosial (relawan), melakukan pelecehan seksual kepada mereka.

“Kami melihat sepertinya sikap pengungsi Bangladesh sangat berbeda dengan Muslim Rohingya. Ini bukan semata membeda-bedakan, tapi memang sudah beberapa kali saya mendengar keluhan para relawan khusunya perempuan,” tutur Kafayeddin yang juga akrab disapa Idin.

Menurutnya, polah-tingkah pengungsi Bangladesh ini tidaklah patut dilakukan oleh kumpulan orang baik-baik. Apalagi yang menjadi objek pelecehan mereka itu adalah orang-orang yang secara sukarela membantu mereka yang seharusnya mereka hormati, tapi justru diperlakukan secara tidak senonoh.

Kafayeddin juga mempertanyakan keberadaan para pengungsi Bangladesh ini, terkait kapan waktunya akan dideportasi ke negara asal mereka, dimana Dubes Bangladesh telah mengunjungi kamp pengungsian di kota Langsa, tapi sampai saat ini para pengungsi Bangladesh tersebut belum juga dikembalikan ke negara mereka.

Baca Juga :  Peluang dan Tantangan Jokowi-JK atur ulang POLRI

“Sebenarnya bagaimana status mereka di sini, apakah akan sama seperti Rohingya atau akan dipulangkan ke negaranya? Tapi kapan? Mereka kan punya negara dan masih diterima di negaranya berbeda dengan kondisi Rohingya. Karena itu, kami berharap kepada pihak terkait untuk dapat segera dipulangkan kenegaranya guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan,” tambah Idin. (vjb)

Sumber: pribuminews.com

 

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button