Home / Populer / Pemkot Kupang Salurkan Dana PEM Tahap II

Pemkot Kupang Salurkan Dana PEM Tahap II

Bagikan Halaman ini

Share Button
pemWali Kota Kupang Jonas Salean meluncurkan Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) di Gedung Olah Raga (GOR) Flobamor, Kota Kupang Senin (17/03/2015).

 

 

MORAL POLITIK – Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota (BPMK) Kupang menyalurkan dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) tahap II kepada kelurahan penerima dana. Hingga kini, hampir semua kelurahan yang tersebar di enam kecamatan telah menyerap dana PEM tahap II senilai Rp 10,5 miliar.

Demikian dikatakan Kepala BPMK Kupang Felisberto Amaral saat menyerahkan dana PEM di Kelurahan Lai Lai Besi Koepan (LLBK) di aula kantor Lurah LLBK, Kamis (7/5/2015). Dia mengatakan, penyaluran dana sedikit terlambat karena pihaknya masih memproses naskah perjanjian hiban dana PEM. Setelah proses administrasi dan verifikasi warga penerima dana PEM tuntas, baru dilakukan penyaluran.

Saat ini, katanya, hampir semua kelurahan telah menerima penyaluran dana PEM. Tinggal beberapa kelurahan saja yang masih diproses penyalurannya. Ia memastikan, dalam bulan ini semua kelurahan telah menerima penyaluran dana PEM.

Dia menjelaskan, dalam penyaluran dana tahap II ini, ada kelurahan yang menerima alokasi dana Rp 100 juta, Rp 250 juta, dan ada pula yang Rp 350 juta. Penyaluran tahap II ini untuk menggenapi kekurangan dana pada penyaluran tahap I. Sehingga, semua kelurahan dapat digenapkan alokasi dana PEM sebesar Rp 500 juta per kelurahan. “Tapi ada juga kelurahan yang tidak disalurkan sampai Rp 500 juta seperti di Kelurahan LLBK,” tambahnya.

Di hadapan para penerima dana PEM Kelurahan LLBK, Amaral berharap, dana yang diterima tidak dimanfaatkan untuk kegiatan konsumtif. Dana bergulir itu diberikan untuk mendukung kegiatan usaha yang sudah dijalankan. Sehingga, dana yang ada harus digunakan untuk membantu pengembangan usaha.

Baca Juga :  Orang Gila Berkeliaran Bebas, Warga: Dinsos Kota Kupang Urus Mereka

Ke depan, katanya, BPMK akan mengevaluasi penyerapan dana PEM untuk triwulan pertama. “Kali ini evaluasi agak terlambat karena saya baru pulang dari Yogyakarta. Biasanya bulan April kita sudah mulai evaluasi,” pungkas Amaral. (Nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button