Home / Populer / Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2015, ini kata Frans Lebu Raya

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2015, ini kata Frans Lebu Raya

Bagikan Halaman ini

Share Button
flr2Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya (kanan) berbincang dengan wartawan usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, di alun-alun rumah jabatan Gubernur, Sabtu (2/5/2015). (Foto: Semar)

 

MORAL POLITIK – “Karena pendidikan yang layak merupakan hak konstitusi bagi setiap warga Nusa Tenggara Timur (NTT), oleh sebab itu, pendidikan yang layak harus bisa diperoleh seluruh lapisan masyarakat,” demikian antara lain kata Gubernur NTT, Frans Lebu Raya ketika menyampaikan sambutan pada acara peringatan Hari Pendidikan Nasional, di alun-alun Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Raya El Tari II, Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, Sabtu (2/5/2015).

Frans Lebu Raya menuturkan, terdapat dua hal penting yang harus diperkuat dalam dunia pendidikan. Pertama, akses untuk seluruh masyarakat NTT agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak; dan kedua, dalam bidang pendidikan itu, kualitas kurikulum dan tenaga pendidik kontrak harus ditingkatkan kualitasnya.

Terkait akses pendidikan untuk masyarakat masyarakat NTT, Frans Lebu Raya yang kini memimpin NTT di masa jabatan kedua ini mengatakan, pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT sejauh ini telah berupaya mewujudkannya melalui program mandiri anggur merah dan beasiswa tiap tahun.

Frans Lebu Raya yang mantan Wakil Gubernur NTT ini pun mengungkapkan, masalah lain dalam dunia pendidikan yang masih harus dilakukan evaluasi lebih lanjut, terkait biaya pendidikan yang masih terbilang mahal.

“Pendidikan yang layak itu dibutuhkan oleh seluruh masyarakat tingkat Kota maupun Kabupaten se-NTT. Tapi, biaya pendidikan itu tidak murah. Ini yang harus menjadi perhatian. Apalagi, biaya pendidikan itu berhubungan dengan kesejahteraan guru,” pungkas dia. (Semar)

Baca Juga :  Mahfud MD soroti aktivis HMI tersangka langsung ditahan, harusnya Ahok juga ditahan !

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button