Home / Populer / Soal Bus Transjakarta, Hakim Tipikor Luapkan Unek-uneknya

Soal Bus Transjakarta, Hakim Tipikor Luapkan Unek-uneknya

Bagikan Halaman ini

Share Button
hakimBus transjakarta dipenuhi penumpang saat jam pulang kerja di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (21/8/2013).

 

MORAL POLITIK – Hakim Artha Theresia meluapkan sejumlah pertanyaan terpendam terkait kebijakan pengoperasian bus transjakarta yang berasal dari kajian Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Marzan Aziz Iskandar yang memimpin BPPT saat terobosan moda transportasi bus transjakarta diluncurkan pertama kali di Jakarta diberondong kritik oleh Artha karena terobosan itu masih belum mampu meningkatkan kualitas transportasi umum Ibu Kota sampai saat ini.

“Sebagai rakyat penduduk Jakarta, saya mau tanya, apa sih pertimbangannya penggunaan transjakarta? Itu jalanan besarnya kan udah macet, dipotong dengan jalur transjakarta makin sempit. Apa yang jadi baik di situ?” tanya Artha kepada Marzan yang hadir ke Pengadilan Tipikor untuk bersaksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan bus transjakarta periode 2012-2013, Rabu (13/5/2015) sore.

Setelah berpikir sejenak, Marzan lalu menjawab bahwa kebijakan bus transjakarta itu diterapkan untuk mendidik dan membiasakan masyarakat menggunakan sistem transportasi umum.

Artha, yang belum puas dengan jawaban Marzan, mengkritik perihal sistem bus transjakarta yang masih memprihatinkan hingga sekarang. Menurut dia, masyarakat tidak akan terdidik menggunakan transportasi umum bila operasional bus transjakarta masih menimbulkan kemacetan.

“Mengapa dulu tidak bikin MRT, misalnya? Mengapa justru mengurangi fasilitas (jalan) yang sudah ada, yang menurut kami, pengguna, malah semakin ribet. Itu saja, enggak usah dijawab juga, udah lama saya ingin mengeluarkan unek-unek ini, kebetulan sekarang ketemu orangnya,” pungkas Artha. (vjb)

Sumber: kompas.com
Baca Juga :  Novanto Center serahkan bantuan bibit unggul bagi masyarakat Belo

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button