bayangan-terminalSituasi di Terminal Bayangan Oesapa, Kota Kupang (Foto: vnewsmedia.com)

 

MORAL-POLITIK.com – Setelah ditertibkan beberapa waktu, namun kendaraan angkutan umum jenis travel masih memanfaatkan jalan Timor Raya di persimpangan Oesapa, mendorong Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang akan melakukan penertiban ulang. Dalam penertiban ulang itu, pihak Dishub Kota akan menggandeng pihak Pengadilan Negeri dan Kepolisian untuk melakukan penertiban seluruh kendaraan travel.

Kepada moral-politik.com, di ruang kejanya, Jumat (04/09/2015), Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang Yogers Leka mengaku bahwa rencana penertiban akan dilakukan dalam bulan September ini dengan menggunakan sistim sidak di tempat. Dalam penertiban kali ini dinas tidak akan main-main, sebab sejumlah sanksi sesuai aturan akan dikenakan kepada mereka yang melanggar aturan untuk travel setiap pelanggaran akan dikenai sanksi berupa denda uang sebesar Rp. 500 ribu atau kurungan penjara dua bulan. Sanksi akan benar-benar diterapkan untuk memberikan efek jera bagi angkutan umum tersebut agar tidak lagi seenaknya melanggar aturan, apalagi diantara sekian banyak kendaraan travel yang beroperasi di persimpangan Oesapa, banyak yang tidak mengantongi ijin operasional.

“Sesuai hasil survei tercatat ada sebanyak 100 lebih mobil travel yang beroperasi. Namun dari sekian banyak, hanya sekitar 14 mobil travel yang mengantongi ijin operasional yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi NTT, sesuai aturan Menteri Perhubungan,” katanya.

Dia menjelaskan, mobil yang mendapat ijin tentunya harus memilki plat nomor berwarna kuning, logo perusahan, serta bagian belakang harus tulis tempat tujuan seperti Kefa-Atamabua, atau Soe–Kefa. Selain itu, pada body mobil harus tertulis kendaraan antar jemput. Ciri-ciri seperti yang menunjukan identitas bahwa kendaraan tersebut merupakan kendaraan umum. Dalam penertiban kali ini, pihak dinas akan lebih jeli, dan tidak ada toleransi bagi mobil travel yang kedapatan melanggar aturan.

Penulis: Nyongki
Editor  : Erny