Home / Populer / 2 Partai Tak Bisa Ikut Pilkada Kota Kupang

2 Partai Tak Bisa Ikut Pilkada Kota Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
anggota-dpr-kalah-dari-calon-independen-di-pilkada-kupangIlustrasi.

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kupang pada tahun 2017 mendatang, dari 12 Partai Politik (Parpol) yang ada, hanya 10 parpol yang bisa terlibat aktif dalam mengusung calon kepala daerah. Sedangkan dua partai lainnya tidak bisa mengusung calon kepala daerah karena tidak mempunyai kursi di DPRD Kota Kupang.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang, Daniel Ratu kepada wartawan, di Kupang, Senin (5/10/2015) mengatakan, sesuai aturan baru yang telah di Keluarkan KPU Pusat, parpol yang berpartisipasi dalm pilkada harus partai yang mempunyai kursi di parlemen. Sedangkan partai yang tidak mempunyai kursi di parlemen tidak bisa berpartisipasi.

Khusus di Kota Kupang, kata Dani, dua partai yang tidak bisa terlibat dalam pesta demokrasi pilkada adalah Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan sepuluh partai yakni PPDIP dengan perolehan 6 kursi, Golkar 5 kursi, Hanura 5 kursi, Gerindra 5 kursi, Nasdem 4 kursi, Demokrat 4 kursi, PAN 4 kursi, PKB 3 kursi, PPP 3 kursi, dan  PKPI 1 kursi,.

“Kalau dulu partai non shit bisa mengusung calon kalau gabungan partai bisa mencukupi dukungan sebesar 15 persen, namun sekarang sesuai aturan KPU tidak diperkenankan lagi,” katanya.

Dikatakan, dalam sistem pilkada kali ini, setiap pasangan calon yang bakal maju dalam pilkada, minimal harus mengantongi dukungan 20 persen dari kursi parlemen.

“Untuk DPRD Kota Kupang ada 40 persen Kursi dan untuk calon kepala daerah yang ingin bertarung dalam pesta demokrasi di Kota Kupang, harus mengantongi dukungan dari 8 kursi parpol di DPRD,” pungkasnya. **

Penulis : Nyongki
Editor   : Erny
Baca Juga :  Wiranto menjawab tudingan pelanggar HAM Pasca-Referendum di Timor Timur

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button