Home / Populer / Aceh: Dikepung Gajah, Warga 2 Dusun Mengungsi

Aceh: Dikepung Gajah, Warga 2 Dusun Mengungsi

Bagikan Halaman ini

Share Button
safari-gajahIlustrasi (Foto: sonasnews.files.wordpress.com)

 
MORAL-POLITIK.COM – Kawanan gajah liar berjumlah sekitar 30 ekor lebih mengepung Desa Singah Mulo, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah dalam beberapa hari terakhir ini.

Akibatnya, warga dusun Bintang Padi dan Kampung Baru, Desa Singah Mulo terpaksa mengungsi, setelah para gajah memasuki kawasan pemukiman, bahkan sempat mengepung sebuah rumah.

Salah seorang warga Desa Singah Mulo, Zikri kepada harian Serambi, Rabu (14/10/2015) mengatakan keberadaan kawanan gajah liar itu telah menyebabkan warga menjadi resah. Apalagi, hewan bertubuh besar itu telah memasuki kawasan pemukiman, seusai merusak tanaman milik warga.

Dia mengatakan, tanaman pisang, coklat, pinang, pepaya, jambu, alpukat, kopi dan beberapa jenis tanaman lainnya di area seluas puluhan hektar telah dirusak gajah. “Batang coklat habis patah dan buahnya dimakan gajah, selain berbagai jenis tanaman lainnya,” katanya.

Menurutnya, kawanan gajah liar tersebut sebelumnya telah menjauh dari pemukiman beberapa bulan lalu, tetapi saat ini kembali lagi ke Dusun Bintang Padi dan Kampung Baru. Bahkan, tambah dia, kerusakan lahan perkebunan dan pertanian semakin parah, karena hampir seluruh tanaman miliki warga dusun itu hancur digasak gajah.

Zikri mengungkapkan beberapa hari lalu sepasang suami istri yang tinggal di Dusun Kampung Baru sempat dikepung gajah. Ketika itu, belasan ekor gajah telah berada di pekarangan kediaman suami istri itu, sehingga mereka ketakutan dan melapor ke warga lainya.

“Setelah menerima laporan ada warga yang rumahnya dikepung gajah, sekitar 20 warga Kampung Singah Mulo berupaya mengevakuasi warga tersebut, dengan cara menbunyikan sirine dua mobil ambulans,” papar Zikri.

Dia melanjutkan suara sirine ambulan berhasil mengusir gajah dari pekarangan rumah warga di Dusun Kampung Baru. “Suasana sangat tegang ketika kami mencoba mengevakuasi warga yang dikepung gajah dan beruntung, suara sirine ambulans berhasil mengusir gajah dari rumah itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Baharuzaman ungkap alasan polisikan Ketum PDIP Megawati

Dia melanjutkan, kehadiran hewan dilindungi itu terus berulang meskipun telah dilakukan berbagai upaya. “Kalau tidak juga tertangani, kami khawatir masyarakat akan mengambil sikap sendiri, karena telah membuat warga resah, dan tidak bisa ke kebun lagi,” pungkas Zikri.

Sedangkan Camat Pintu Rime Gayo, Mukhtar mengatakan telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dua desa itu untuk sementara pindah ke lokasi yang lebih ramai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sembari menunggu proses penggiringan.

“Parit isolasi sudah dibuat, namun kawanan gajah ini, tetap kembali dengan melintasi daerah lain menuju pemukiman,” kata Mukhtar. **

Editor    : Erny
Sumber : Kompas.com/Kupang.tribunnews.com

Pencarian Terkait:

  • Berita singah mulo bener meriah di bulan oktober

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button