Home / Populer / Agar Tak Gaduh, Jaksa Agung Setuju Tersangka Tak Diekspose ke Publik

Agar Tak Gaduh, Jaksa Agung Setuju Tersangka Tak Diekspose ke Publik

Bagikan Halaman ini

Share Button
e63bcbbc-2a81-4292-8904-e575d21998a0_169Jaksa Agung Muhammad Prasetyo. (Foto: Herianto Batubara)

 
MORAL-POLITIK.COM – Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengamini regulasi yang tengah disiapkan pemerintah agar ekspose tersangka ke publik tak dibeberkan. Hal itu agar tidak menimbulkan kegaduhan.

“Bahwa setiap pengungkapan kasus tidak melahirkan kegaduhan,” kata Prasetyo di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2015).

Prasetyo malah kemudian menyebut awak media yang seringkali mendapat informasi mengenai status seseorang menjadi tersangka. Pemerintah sendiri mengatakan, persoalan itu masih dalam tahap pengkajian.

“Yang mempublikasikan kan kalian, bukan kita. Jadi bukan kita sebagai pihak yang mempublikasikan. Dari manapun penyidik tidak bicara, kalian dapat informasi. Tidak harus kita yang dinyatakan mempublikasikan,” sebut Prasetyo.

Sebelumnya, Seskab Pramono Anung mengatakan pengkajian soal ekspose tersangka berkaitan dengan hasil pertemuan di Bogor beberapa waktu lalu dengan para penegak hukum. Polri dan Kejaksaan tak ingin lembaganya membuat kegaduhan ketika mengumumkan tersangka.

“Intinya adalah selama orang sedang dalam proses tersangka, belum menjadi terpidana atau terperiksa, tidak dipublikasikan. Jadi prosesnya itu di internal kepolisian atau kejaksaan,” kata Pramono di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (1/10) kemarin.

Mengenai regulasinya sendiri, Pramono belum memastikan bentuknya. Namun kemungkinan besar akan diumumkan oleh masing-masing aparat penegak hukum.

“Enggak ada peraturan di kami, di kita kan jelas, diatur dalam undang-undang. Kalau di undang-undang belum, ini kan Perpres,” kata Pramono.

Penulis  : Dhani Irawan/hri
Editor    : Erny
Sumber : Detik.com
Baca Juga :  ICW minta Plt Gubernur DKI jelaskan melonjaknya APBD

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button