Home / Populer / Amir: Ahok ibarat PSK, sudah ketahuan masih saja ngaku perawan

Amir: Ahok ibarat PSK, sudah ketahuan masih saja ngaku perawan

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – ‎Reaksi Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ‎yang berlebihan dalam menyikapi masalah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Bantar Gebang Bekasi, dinilai terlalu berlebihan.

Pengamat Kebijakan Publik‎ Amir Hamzah menilai, untuk kesekian kalinya Ahok kembali membuat kegaduhan yang tidak perlu.

Menurutnya, gaya yang ditampilkan Ahok selama ini hanya membuka ‘aib’nya sendiri tentang ketidak mampuan Ahok dalam memimpin Jakarta.‎

Amir menggaris bawahi, bahwa kata-kata kasar dan main ancam yang sering terlontar dari mulut Ahok hanya upaya untuk menutupi ketidakmampuannya menyelesaikan masalah.

“Orang itu kalau suka teriak, ngancem, marah-marah itu petanda tak mampu. Kalau dia pemimpin yang baik, apa susahnya sih dia manggil Dinas Kebersihan dan PT Godang Tua Jaya menghadap ke Balkot?,” ujar Amir kepada TeropongSenayan di kantor DPRD DKI, Jakarta, Kamis (29/10/2015).

“Bukan malah teriak-teriak di media tapi gak jelas ujung masalahnya. Lihat saja, tiap ada masalah tidak pernah beres,” katanya.

Tidak hanya itu, Amir juga menyebut, gaya akrobatik Ahok jika merasa ‘diserang’ ibarat Pekerja Seks Komersial (PSK).

Menurutnya, setiap kali mengeluarkan statemen, Ahok selalu merasa paling benar, dan yang berseberangan dengan dia pasti salah dan diserang habis-habisan.

Padahal, kata Amir, Ahok sendiri juga punya setumpuk kesalahan dan kekurangan. Namun sayangnya tak banyak diketahui publik.‎

“Jadi, Ahok ini seperti PSK. Tapi meski sudah ketahuan PSK masih saja ngaku perawan. Kemana-mana teriak ngaku dirinya masih perawan,” cetus Amir sembari menyebut dua kasus mega korupsi yang membelit Ahok dalam kasus RS Sumber Waras dan Taman BMW.  **

Penulis  : ts
Editor     : erny
Sumber : posmetro.info
Baca Juga :  Duh, Ternyata KPK awali gebrakan ‘ringkus’ politikus pendukung Jokowi

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button