Home / Populer / Felix Bere ‘Meladeni Gugatan’ Viktor Manbait

Felix Bere ‘Meladeni Gugatan’ Viktor Manbait

Bagikan Halaman ini

Share Button
bereKetua KPU Kabupaten Timor Tengah Utara, Felix Bere. (Foto: Akun Facebook Felix Bere)

 

 

MORAL-POLITIK.COM – Sikap kritis masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) jelang pelaksanaan Referendum pada Rabu (9/12/2015) mendatang, mesti dibaca sebagai kepedulian demokratisasi.

Seorang tokoh muda asal TTU Viktor Manbait dalam kapasitas sebagai Ketua Lakmas Cendana Wangi NTT, telah mengingatkan Ketua KPU TTU, Felix Bere, bahwa jika KPUD TTU tetap melaksanakan pilkada pada 9 Desember mendatang, dikuatirkan berpotensi cacat hukum.
“Penyelenggara pemilu tingkat kecamatan dan di tingkat desa / kelurahan, baik itu PPK dan PPS maupun Panwaslu kecamatan dan pengawas pemilih lapangan atau PPL telah diberhentikan KPU melalui SK resmi. Benar bahwa putusan MK mengabulkan adanya pasangan calon tunggal sehingga tahapan pilkada dapat dilanjutkan, tetapi bukan berarti putusan MK itu juga berlaku untuk pembentukan PPK, PPS serta Panwascam maupun PPL. Karena untuk membentuk PPK, PPS, Panwascam dan PPL, ada aturannya sendiri”.

Terhadap gugatan ini, Felix Bere yang dihubungi moral-politik.com melalui Inbox di Facebook menulis, Sabtu (17/10/2015) siang menulis, “KPU TTU sdh aktifkan/mengangkat kembali PPK dan PPS melalui SK pd tgl 2 Oktober 2015.”

Pengangkatan tersebut, tulisnya lebih lanjut, berdasarkan surat KPU tanggal 1 Oktober 2015, yang isinya adalah mengangkat kembali PPK dan PPS.

Ketika ditanya untuk masa kerja berapa lama? Tulis Felix, “Oktober 2015-Januari 2016”.

Merujuk pada penjelasan yang ditulis oleh Felix Bere, berarti apa yang digugat Viktor Manbait telah diantisipasi jauh-jauh hari oleh Felix Bere. **

Penulis : Vincent
 

 

Baca Juga :  Prabowo-Hatta terus berburu keadilan ke MA & Mabes Polri

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button