Home / Populer / Gubernur Frans Lebu Raya Mendonorkan Darahnya…

Gubernur Frans Lebu Raya Mendonorkan Darahnya…

Bagikan Halaman ini

Share Button
gubGubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya (hem putih) mendonorkan darahnya di kantor Gubernur NTT, Jumat (9/10/2015) pagi. (Mexi)

 

MORAL-POLITIK.COM – Ada pemandangan lain dari yang lainnya, pada hari ini, Jumat (9/10/2015) pagi di kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) pertama, Jln. Basuki Rachmat, Kota Kupang. Banyak pegawai negeri sipil (PNS) berdiri di lantai 1 kantor itu, dan ada juga dua buah meja besar tempat duduk petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Setelah dicermati baik-baik, ternyata sedang duduk di sebuah kursi sosok, adalah sosok orang nomor satu di Provinsi NTT, Gubernur Frans Lebu Raya. Ternyata dirinya mendonorkan darah untuk maksud kemanusiaan kepada siapa saja pasien yang membutuhkannya.

Aksi pendonoran darah ini diikuti juga oleh sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), seperti Ketua Bappeda Provinsi NTT I Wayan Darmawa, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT Andre W.Koreh.

Frans Lebu Raya sendiri tampak dalam kondisi segar bugar setelah beberapa bulan yang lalu terpaksa harus menjalani perawatan kesehatan secara serius dan profesional di Jawa Timur.

Aksi pendonoran darah adalah panggilan kemanusiaan tingkat tinggi dengan maksud menolong pasien yang membutuhkan darah di sejumrah rumah sakit yang ada di Kota Kupang. Sebab, dalam catatan kami, pernah terjadi beberapa kali sejumlah warga berunjuk rasa ke DPRD Provinsi NTT oleh karena Bank Darah di RSU Prof.DR.W.Z.Johannes Kupang kehabisan stock.

Melihat Gubernur Frans Lebu Raya mendonorkan darahnya, memotivasi sejumlah PNS untuk melakukan hal yang sama. Tentu sebelumnya melalui proses pemeriksaan medis oleh tenaga dokter yang berkompoten sehingga proses trasformasi darah tidak membahayakan pasien yang membutuhkan tambahan darah segara dari kaum relawan darah tersebut.

Baca Juga :  Enak Benerrr! Pemprov DKI Siap Kembalikan 191 M Kerugian Sumber Waras, Ahok Bebas!

Jika saja aksi semacam ini dilakukan tiga bulan sekali di semua kabupaten/kota di NTT, maka telah memberikan sumbangsih yang sangat berarti kepada para pasien yang membutuhkan pertolongan demi kesinambungan napas kehidupannya. **

 

Penulis : Vincentcius Jeskial Boekan (Novelis)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button